Ilustrasi madu olahan dalam toples kaca (Unsplash/Amelia Bartlett)
JawaPos.com - Madu merupakan sebuah sirup kental dan manis yang dibuat oleh lebah madu.
Namun, ada sebuah perdebatan mengenai jenis madu mana yang paling sehat, madu mentah atau olahan, karena beberapa orang percaya bahwa jenis madu mentah lebih baik untuk kesehatan yang optimal, sementara ada yang menyatakan tidak ada perbedaan di antara keduanya.
Untuk mengetahui madu yang mana lebih sehat, yaitu madu mentah atau olahan, kami akan memberikan penjelasan lebih lengkap tentang keduanya yang dikutip dari Healthline.
Madu mentah mengandung berbagai macam nutrisi, yaitu seperti 22 asam amino, 31 mineral yang berbeda dan berbagai macam vitamin serta enzim tapi meski begitu, jumlah nutrisi yang terdapat tidaklah banyak.
Tapi hal yang paling mengesankan dari madu mentah adalah karena madu ini mengandung 30 jenis senyawa tanaman bioaktif yang disebut sebagai polifenol dan bertindak sebagai antioksidan.
Selain itu, banyak studi mengatakan antioksidan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit jantung serta kanker tertentu.
Sebaliknya, madu olahan yang dijual di banyak toko mengandung antioksidan yang lebih sedikit dikarenakan metode pengolahannya.
Sebuah studi membandingkan antioksidan dari madu mentah dan madu olahan, lalu menemukan bahwa madu mentah mengandung antioksidan 4,3 kali lebih banyak dibandingkan madu olahan.
Lebah berpindah dari satu bunga ke bunga lainnya untuk mengumpulkan nektar dan serbuk sari. Nektar dan serbuk sari yang sudah dikumpulkan dibawa kembali ke sarang lebah, lalu dimasukkan ke dalam sarang lebah dan akhirnya menjadi sumber makanan bagi lebah.
Serbuk sari dari lebah secara mengejutkan bergizi dan mengandung lebih dari 250 zat, termasuk vitamin, asam amino, asam lemak esensial, mikronutrien, dan antioksidan.
Penelitian telah menemukan bahwa serbuk sari lebah dapat membantu melawan peradangan dan meningkatkan fungsi hati. Ia juga memiliki khasiat yang dapat membantu melawan penyakit jantung dan stroke.
Sayangnya, metode pemrosesan seperti pemanasan dan ultrafiltrasi dapat menghilangkan serbuk sari lebahnya.
Dikarenakan madu sering dan banyak dikonsumsi oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat yang memiliki jumlah konsumsi sebanyak 400 juta pound, permintaan untuk madu olahan pun begitu tinggi dan terkadang sulit untuk dicapai yang memaksa mereka untuk mengimport madu meskipun madu olahan hasil import tersebut mengandung gula atau pemanis seperti sirup jagung berfluktosa tinggi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
