
Ilustrasi Menstruasi. (Freepik)
JawaPos.com - Menstruasi adalah proses alami di mana lapisan dalam rahim, yang disebut endometrium, dikeluarkan dari tubuh melalui vagina. Ini terjadi sebagai bagian dari siklus menstruasi bulanan pada wanita yang tidak mengalami kehamilan.
Saat menstruasi, tubuh mengalami serangkaian perubahan hormonal yang mengarah pada pelepasan endometrium yang tidak dibutuhkan. Proses ini sering disertai dengan perubahan fisik dan emosional, termasuk nyeri perut, ketidaknyamanan, hingga perubahan suasana hati.
Saat menstruasi terjadi, banyak orang beranggapan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi dapat memengaruhi menstruasi, baik secara positif maupun negatif. Sebagian dari anggapan ini bisa didasarkan pada tradisi, budaya, atau pengalaman pribadi. Sementara yang lain, dapat berasal dari mitos atau informasi yang tidak akurat.
Dilansir dari MedPark Hospital pada Jumat (23/2), berikut merupakan mitos dan fakta seputar makanan yang dapat memengaruhi menstruasi.
1. Air dingin atau es sebaiknya dihindari selama menstruasi (mitos)
Sebagian besar orang beranggapan bahwa, air dingin atau es sebaiknya dihindari selama menstruasi, beberapa orang percaya bahwa hal tersebut dapat memperburuk nyeri menstruasi dan menghambat aliran menstruasi.
Padahal, faktanya, es atau air dingin tidak memiliki efek pada menstruasi. Menstruasi hanyalah darah yang dikeluarkan dari rahim, dan nyeri menstruasi adalah hasil dari kontraksi rahim. Tubuh kita dapat menyesuaikan suhu makanan dan minuman dingin yang melewati saluran pencernaan dan tidak bersentuhan dengan saluran reproduksi yang terpisah secara anatomi.
Oleh karena itu, air dingin dan es tidak menyebabkan kram menstruasi dan gumpalan darah menstruasi. Namun, hal ini dapat bervariasi bagi setiap orang.
2. Air kelapa menyebabkan menstruasi tidak teratur dan memperburuk kram menstruasi (mitos)
Meminum air kelapa dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur dan memperburuk nyeri menstruasi.
Faktanya, nyeri menstruasi terjadi ketika rahim berkontraksi di bawah pengaruh prostaglandin. Air kelapa mengandung tingkat estrogen yang tinggi, meskipun bukan penyebab langsung, ini dapat memengaruhi kontraksi rahim dan mengganggu menstruasi.
Namun, saat dikonsumsi dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan, air kelapa bermanfaat bagi kesehatan Anda karena kaya akan mineral penting.
Sehingga, kesimpulannya yakni makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak dapat memengaruhi menstruasi. Makanan tidak memiliki dampak langsung pada rahim karena setelah dikonsumsi, mereka melewati lambung dan usus yang tidak terhubung dengan rahim.
Menstruasi dipengaruhi oleh proses hormonal kompleks dalam tubuh, dan faktor-faktor seperti pola makan hanya memiliki pengaruh yang sangat terbatas atau tidak signifikan pada siklus menstruasi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
