Ilustrasi Vitamin B12./ (Freepik/Andreyoskirko)
JawaPos.com–Jika tubuh pernah merasa kesemutan pada tangan dan kaki namun jika di cek tekanan darah, kolesterol, dan detak jantung normal. Kemungkinan besar itu disebabkan karena kekurangan vitamin B12.
Baca Juga: Kemenkes Nyatakan Penggunaan Kondom Efektif Turunkan Risiko Tertular HIV hingga 90 Persen
Kekurangan vitamin B12 sering terjadi pada orang dengan rentang usia 30-an. Apalagi kalau sering minum teh manis sambil makan, karena itu dapat menghambat penyerapan vitamin. Penyebab lainnya, mengkonsumsi obat-obatan tertentu mengakibatkan tubuh kesulitan menyerap vitamin B12.
Kadar vitamin B12 yang normal sekitar 300pg/ml, jika kurang dari itu akan menyebabkan gejala-gejala tertentu. Dikutip dari kanal YouTube @dr.Emasuperr (8/4), berikut merupakan gejala yang terjadi pada tubuh disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 dan cara mengatasinya.
Apabila terdapat riwayat darah tinggi, kolesterol, diabetes di usia muda dan merasakan kram di kaki juga tangan itu dapat didiagnosa kekurangan vitamin b12. Salah satu fungsi vitamin tersebut adalah menstabilkan fungsi saraf pada tubuh terutama yang berhubungan dengan indera.
Rasa nyeri kepala yang tidak tertahankan, cenut-cenut sehingga merasakan hal yang tidak nyaman. Biasanya sering salah diagnosa seperti, hipertensi atau nyeri kepala biasa.
Sangat penting untuk berfungsinya sistem saraf pusat. Ketika kekurangan Vitamin B12 akan mengganggu kesehatan mental dan sistem saraf pusat terutama pada usia muda. Jika merasa tidak semangat mungkin bisa dicek lagi asupan nutrisi yang mengandung vitamin B12.
Sering salah arti bahwa jika terjadi sariawan disebabkan kekurangan vitamin C. Hal itu kurang tepat jika sudah konsumsi Vitamin C namun tetap merasakan nyeri dan kemerahan pada mulut serta pendarahan area gigi, itu bisa jadi gejala dari defisiensi Vitamin B12.
Tubuh membutuhkan Vitamin B12 untuk berfungsi dengan baik, memberi tambahan energ, memperoduksi sel darah merah, juga penyerapan oksigen pada tubuh. Apabila semua itu tidak terpenuhi menyebabkan anemia megaloblastik.
Cara mengetahui apakah seseorang kekurangan vitamin B12 dapat melakukan tes laboratorium, darah lengkap maupun asam folat pada tubuh. Selain itu bisa langsung konsumsi makanan penyedia, seperti produk susu, hewani dan suplemen vitamin B12. (*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
