
Leukonychia merupakan kondisi di mana ada perubahan warna atau bercak putih pada kuku.
JawaPos.com - Leukonychia merupakan kondisi di mana ada perubahan warna atau bercak putih pada kuku. Ini bisa terjadi pada satu atau lebih kuku, dan dapat mempengaruhi seluruh kuku atau hanya sebagian kecil dari kuku.
Ada dua jenis utama leukonychia, yakni totalis dan partialis. Leukonychia totalis terjadi ketika seluruh kuku berubah menjadi putih, sementara leukonychia partialis terjadi ketika hanya sebagian kecil yang mengalami perubahan warna menjadi putih.
Kedua jenis leukonychia ini biasanya tidak menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, namun, penyebab yang mendasarinya mungkin perlu diperiksa dan diatasi.
Penting untuk diketahui bahwa leukonychia biasanya bukan tanda serius, terutama jika tidak disertai dengan gejala lain. Namun, jika leukonychia terjadi secara terus-menerus atau diiringi dengan gejala lain seperti perubahan bentuk kuku, nyeri, atau infeksi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi dan pengelolaan yang tepat.
Leukonychia dapat terjadi karena beberapa alasan, termasuk cedera pada kuku, infeksi jamur, defisiensi nutrisi tertentu seperti kekurangan zinc atau protein, dan beberapa kondisi medis lainnya.
Dilansir dari Medical News Today pada Sabtu (17/2), leukonychia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yakni di antaranya sebagai berikut.
1. Cedera
Cedera pada pelat kuku atau daerah tempat kuku tumbuh, yang secara ilmiah dikenal sebagai matriks, dapat menyebabkan kerusakan pada kuku. Jenis cedera ini sering terjadi pada anak-anak dan seringkali menjadi penyebab bercak putih pada kuku.
Adapun berbagai jenis cedera yang dapat menyebabkan leukonychia ini termasuk kebiasaan menggigit kuku, perawatan kuku yang kasar atau tidak hati-hati, cedera kuku yang terjadi dalam aktivitas sehari-hari, serta penggunaan alas kaki yang terlalu kecil yang dapat menyebabkan tekanan tidak normal pada kuku.
Sebagai akibat dari cedera ini, bercak putih mungkin akan muncul dan tumbuh bersamaan dengan kuku saat kuku tumbuh.
2. Keracunan dan penggunaan obat-obatan
Keracunan dan penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab leukonychia. Meskipun jarang terjadi, kondisi ini seringkali menghasilkan leukonychia transversal, di mana satu atau lebih garis horizontal muncul melintasi kuku, sejajar dengan lunula
Adapun, beberapa zat yang dapat menyebabkan daerah putih pada atau di bawah kuku meliputi :
· Keracunan logam berat seperti timbal dan arsenik.
· Pengobatan kemoterapi untuk kanker, yang diberikan melalui mulut, suntikan, atau infus melalui kulit untuk membunuh atau menghentikan pertumbuhan sel kanker.
· Obat sulfa yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri, termasuk infeksi kulit, sepsis, dan infeksi saluran kemih.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
