
Dokter memeriksa gigi pada murid baru sekolah dasar negeri di Puskesmas Ponndok Labu, Jakarta Selatan, Rabu (12/08/2020) Kegiatan ini merupakan bagian pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada murid baru sekolah dasar negeri. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.
JawaPos.com - Menggosok gigi dua kali sehari harus diajarkan kepada anak sejak dini. Selain itu, anak-anak juga disarankan jangan takut pergi ke dokter gigi agar gigi mereka sehat di masa depan.
Lebih dari 700 ribu anak Indonesia berkumpul di berbagai daerah untuk melakukan gerakan sikat gigi bersama dalam rangka Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) tahun 2022 (12/9).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kesehatan gigi harus dijaga sejak masa kanak-kanak, sehingga di masa tua, kondisinya tetap terjaga dengan baik. Untuk itu selain rajin menyikat gigi secara teratur, Menkes juga meminta masyarakat untuk rutin memeriksakan kondisi giginya ke dokter gigi.
“Saya mengamati banyak anak yang takut atau malas ke dokter gigi, karena mendengar bunyi dan melihat alat-alatnya terkesan menakutkan. Akibatnya banyak masyarakat kita yang kurang terawat gigi dan mulutnya," ujar Menkes Budi secara virtual dalam keterangan resmi Kemenkes baru-baru ini.
Ia menambahkak, kesehatan gigi dan mulut tidak bisa diabaikan, terutama pada masa tumbuh kembang anak, karena menjadi faktor pendukung utama dalam pemenuhan asupan gizi anak. Gigi dan mulut merupakan tempat masuknya makanan ke dalam tubuh sehingga menentukan jumlah asupan gizi.
"Gigi yang tidak sehat akan berpengaruh kepada asupan gizi yang masuk dalam tubuh sehingga menyebabkan kondisi kesehatan yang tidak baik," jelasnya.
Sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer, ia menilai penguatan sumber daya khususnya dokter gigi sangat diperlukan merata di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Untuk itu pihaknya meminta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) untuk membantu menyebarkan dokter gigi di seluruh puskesmas yang ada di Indonesia. Sementara mekanisme persebaran, fasilitas alat serta insentif untuk meningkatkan layanan dokter gigi di Indonesia akan diatur oleh Kementerian Kesehatan.
“Ternyata masih sedikit sekali dokter gigi bekerja di puskesmas, lebih banyak yang terfokus di kota besar. Akibatnya masih banyak anak anak kita yang belum mendapatkan akses layanan dokter gigi” ujar Menkes Budi.
PB PDGI menggandeng Unilever Indonesia mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan melakukan sikat gigi dua kali sehari serta konsultasi ke dokter gigi enam bulan sekali. Sebab salah satu keluhan yang seringkali dialami anak adalah gigi berlubang dan karang gigi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
