Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 19.05 WIB

Hati-hati! Hindari Konsumsi Mie Instan Setiap Hari, Berikut Dampaknya pada Kesehatan Tubuh

Ilustrasi Mie instan (Freepik/Kamran Aydinov) - Image

Ilustrasi Mie instan (Freepik/Kamran Aydinov)

JawaPos.com – Mie instan memang sangat tinggi peminatnya. Selain praktis, produk ini juga termasuk makanan yang murah meriah. Kebanyakan konsumen dari produk mie instan adalah anak muda khususnya anak-anak. Konsumsi mie instan dalam jumlah sedang mungkin tidak menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

Namun, nilai gizinya yang rendah dan seringnya dikonsumsi mungkin disebabkan oleh kualitas makanan yang buruk. Mie instan adalah makanan ringan yang populer di seluruh dunia. Meski mie instan ini murah dan mudah dibuat, masih banyak kontroversi mengenai efek sampingnya terhadap kesehatan, karena rendah nutrisi dan kaya akan natrium dan MSG.

Mie instan adalah mie yang sudah dimasak sebelumnya, biasanya dijual dalam kemasan tersendiri atau dalam cangkir atau mangkok. Bahan mie yang umum antara lain tepung terigu, garam, dan minyak sawit. Paket perasa yang ada di kemasan mengandung garam, penyedap rasa, dan monosodium glutamat (MSG).

Dilansir JawaPos.com dari Healthline, mayoritas mie instan rendah kalori, serat dan protein, namun tinggi lemak, karbohidrat, natrium dan beberapa mikronutrien. Berikut dampak dari mengonsumsi mie instan yang berlebih:

1. Mengandung banyak kalori, serta rendah serat dan protein

Banyak orang makan satu bungkus mie dalam satu waktu, artinya mereka pada dasarnya makan dua porsi. Penting untuk diingat bahwa mie instan rendah serat dan protein sehingga mungkin bukan pilihan terbaik untuk menurunkan berat badan.

2. Mie instan mengandung MSG

Kebanyakan mie instan mengandung bahan yang dikenal sebagai monosodium glutamat (MSG), bahan tambahan makanan yang umum digunakan untuk meningkatkan rasa pada makanan olahan. Meskipun FDA mengakui MSG aman untuk dikonsumsi, potensi dampaknya terhadap kesehatan masih kontroversial.
Beberapa penelitian mengatakan jika mengkonsumsi MSG yang sangat tinggi dapat mempengaruhi penambahan berat badan dan bahkan peningkatan tekanan darah, sakit kepala, dan mual.

3. Asupan mie instan bisa dikaitkan dengan kualitas makanan yang buruk

Beberapa penelitian menemukan bahwa seringnya konsumsi mie instan dapat menyebabkan kualitas makanan menjadi buruk. Penelitian yang membandingkan kebiasaan makan konsumen mie instan dan konsumen non mie instan. Meski konsumen mie instan meningkatkan asupan beberapa mikronutrien, mereka secara signifikan menurunkan asupan protein, kalsium, vitamin C, fosfor, zat besi, niasin, dan vitamin A.

Selain itu, penelitian itu juga menemukan bahwa persepsi konsumen mie instan peningkatan natrium dan kalori dibandingkan dengan konsumen mie non-instan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore