Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Januari 2024 | 19.40 WIB

Bahaya Mie Instan bagi Kesehatan, Dapat Menyebabkan Obesitas dan Kanker: Mitos atau Fakta?

Ilustrasi Mie instan (Freepik/Kamran Aydinov) - Image

Ilustrasi Mie instan (Freepik/Kamran Aydinov)

JawaPos.com – Mie instan adalah salah satu makanan favorit banyak orang, terutama di Asia.

Mie instan mudah disajikan, murah, dan memiliki berbagai rasa. Namun, apakah Anda tahu bahwa mie instan juga dapat membahayakan kesehatan Anda jika dikonsumsi secara berlebihan?

Melansir dari Medical News Today, Senin (29/1), mie instan termasuk ultra processed food atau makanan yang telah diproses sedemikian rupa yang juga ditambahkan zat aditif kedalamnya.

Sebab itu, Jawa Pos akan merangkum bahaya mie instan bagi kesehatan menurut para ahli.

Apa yang Terkandung dalam Mie Instan?

Mengutip dari Healthline, Senin (29/1), mie instan terbuat dari tepung terigu, air, dan minyak, yang kemudian digoreng dan dikeringkan.

Mie instan juga ditambahkan dengan bumbu, yang biasanya mengandung garam, MSG, pengawet, pewarna, dan perasa buatan.

Menurut Nutrition Council, satu bungkus mie instan rata-rata mengandung sekitar 400 kalori, 14 gram lemak, 6 gram protein, 56 gram karbohidrat, dan 1.760 mg natrium.

Jumlah natrium ini sudah melebihi batas asupan harian yang direkomendasikan oleh WHO, yaitu 2.000 mg.

Selain itu, mie instan juga sangat rendah serat, vitamin, dan mineral, yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga fungsi dan keseimbangan optimal.

Bagaimana Bahaya Mie Instan bagi Kesehatan?

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi mie instan yang tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

- Lemak dan kalori yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh, yang dapat meningkatkan berat badan dan resistensi insulin.

- Natrium yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani ginjal, yang dapat menyebabkan hipertensi dan gagal ginjal.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore