Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 16.30 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO): Tidak Apa-apa Mengakui Bahwa Anda Kesepian!

Gambar karakter menyerupai remaja laki-laki yang sedang memeluk bantal dan mengeluarkan air mata./(Akun Pinterest adora) - Image

Gambar karakter menyerupai remaja laki-laki yang sedang memeluk bantal dan mengeluarkan air mata./(Akun Pinterest adora)

JawaPos.com - World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia ini mengungkapkan kesedihannya terkait kesepian.

Dilansir dari World Health Organization (WHO), untuk memiliki kesehatan mental dan fisik yang baik diperlukan koneksi sosial berkualitas tinggi.

Dua faktor penting dalam penentu sosial adalah isolasi dan kesepian, namun sayang kedua hal ini diabaikan oleh orang-orang dari segala usia, termasuk para lansia.

Data terkait permasalahan ini begitu mengkhawatirkan. WHO merilis satu dari empat lansia mengalami isolasi sosial.

Sedangkan pada usia remaja, terdapat lima hingga 15 persen yang mengalami permasalahan serupa.

Dalam akun X resminya, WHO memposting sebuah tweet, "Sometimes, even when with friends and family, you still can feel lonely. Loneliness can affect anyone. It's OK to admit that you're feeling lonely." ("Terkadang, meski bersama teman dan keluarga, anda masih bisa merasa kesepian. Kesepian bisa menyerang siapa saja. Tidak papa anda mengakui bahwa anda merasa kesepian")

Sebagian besar penelitian menyatakan bahwa isolasi sosial dan kesepian memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Seseorang yang ada dalam situasi tersebut bisa mengalami penurunan fisik, gangguan pada mental serta memiliki kualitas hidup yang tidak layak.

Lebih dari itu, kesepian juga bisa mengakibatkan kematian. Bahkan resiko ini sama besarnya dengan orang yang sedang menderita obesitas, merokok setiap hari dan minimnya aktivitas fisik.

Berikut persentase dampak kesepian terhadap kesepian dan isolasi sosial menurut WHO:

1. Meningkatkan resiko terkena demensia hingga 50 persen. Demensia merupakan kondisi yang ditandai oleh penurunan fungsi otak jadi bisa menyebabkan berkurangnya daya ingat.

2. Kesepian dan isolasi sosial membuat orang mengalami resiko kematian dini 25 persen.

3. Resiko terkena stroke dan penyakit kardiovaskular hingga 30 persen. Penyakit kardiovaskular juga bisa disebut dengan penyakit jantung.

Lantas apa yang bisa dilakukan jika anda merasa kesepian atau terisolasi secara sosial?

World Health Organization menyebut ada tiga cara ketika anda dalam kondisi ini, di antaranya adalah:

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore