Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Desember 2023 | 23.15 WIB

Waduh, Ternyata Tren TikTok Challenge Makan Tahu Panas Ini Bisa Merusak Kesehatan, Terutama di Kerongkongan

Ilustrasi kesehatan. (Freepik) (Freepik) - Image

Ilustrasi kesehatan. (Freepik) (Freepik)

JawaPos.com – Tren TikTok saat ini ramai dengan challenge makan tahu goreng yang masih panas. Tren challenge ini sangat ramai di China, video tantangan ini yakni makan tahu dalam kondisi baru matang dari wajan dan ditambahi dengan bubuk cabai pedas.

Tren TikTok challenge makan tahu panas ini bikin banyak orang tertantang untuk mengikuti video tantangan tersebut.

Mengonsumsi tahu panas ini sangat berisiko bagi kesehatan tubuh yakni bisa menyebabkan kanker esofagus atau kanker esofagus.

Dilansir Radar Jogja pada Senin (18/12), dari sebuah akun TikTok @nadiaalaydrus, dr Nadia Alaydrus mengatakan bahwa tren makanan pedas ini memang terlihat nikmat ditambah dengan bubuk cabai.

Tren tersebut ini sangat memiliki risiko yang bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan tubuh.

"Tren makan tahu goreng yang lagi viral banget yang panas-panas langsung cocol bubuk cabai langsung dimakan memang kelihatan enak, tapi aku nggak bakalan ikutan. Karena itu terlalu menyiksa untuk dikonsumsi,” ujar dr Nadia Alaydrus dikutip Radar Jogja.

Tidak hanya menyebabkan luka bakar saja pada lidah dan rongga mulut, makanan panas dengan pedas ini memiliki risiko kanker esofagus atau kanker esofagus.

"Makan makanan dengan suhu yang terlalu tinggi itu bisa memberikan efek pada saluran pencernaan bagian atas yaitu di area rongga mulut yang kemudian turun ke kerongkongan yang bisa menyebabkan inflamasi. Dan inflamasi itulah yang memicu timbulnya kanker," katanya.

Dia juga menemukan bahwa makan dan minum dengan kondisi panas ini bisa menyebabkan kerusakan pada gigi.

"Makan dan minuman panas bisa menyebabkan kerusakan gigi karena makan terlalu panas bisa melemahkan enamel gigi. Enamel itu adalah lapisan perlindungan terluar pada gigi. Nah, kalau enamelnya rusak maka gigi akan lebih rentan mengalami kerusakan, seperti gigi berlubang," ucapnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore