Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Desember 2023 | 01.14 WIB

Selain karena Rasa Takut, Beberapa Situasi Emosional Ini Ternyata Juga Bisa Bikin Seseorang Merinding

Kondisi kulit seseorang saat merinding. (Clevelandclinic) - Image

Kondisi kulit seseorang saat merinding. (Clevelandclinic)

JawaPos.com - Merinding merupakan salah satu fenomena fisiologis yang memungkinkan otot-otot manusia berkontraksi saat menerima stimulus dari luar.

Dilansir health.clevelandclinic.org, dr. Ford menyebutkan, saat seseorang merinding, maka otot-otot kecil yang terletak di dasar setiap folikel rambut (otot arrector pili) berkontraksi, kemudian membuat bulu-bulu diatas kulit berdiri tegak.

Tak jarang fenomena merinding ini menyebabkan tampilan dan tekstur kulit seseorang yang mengalaminya akan terlihat seperti kulit unggas yang bulunya dicabut.

Merinding sangat erat kaitannya dengan perasaan takut seseorang. Namun ternyata, rasa takut bukanlah satu-satunya hal yang bisa menyebabkan seseorang merinding.

Dikutip JawaPos.com dari health.clevelandclinic.org, selain rasa takut, terdapat beberapa situasi emosional lainnya yang dapat membuat seseorang cenderung merasa merinding, diantaranya:

1. Tegang

Orang cenderung merinding saat menghadapi situasi emosional yang membuatnya tegang, seperti berjalan menuju pelaminan saat pernikahan, berdiri di podium untuk membacakan pidato dan hal menegangkan lainnya.

2. Kedinginan

Merinding mengirimkan pesan bahwa inilah saatnya untuk mempercepat proses regenerasi rambut atau bulu dan merangsang sel induk folikel rambut.

Respon tubuh ini tidak hanya membuat Anda tetap hangat dalam jangka pendek, tetapi juga dalam jangka waktu panjang.

3. Emosi yang Kuat

Menurut Dr Ford, merasa senang, gembira, sedih, takut, terpesona atau marah secara berlebihan dapat menyebabkan refleks pilomotor yang akhirnya membuat kulit Anda merinding.

4. Frison

Pernahkah Anda merinding saat mendengarkan musik yang indah, membaca puisi, atau mendengarkan cerita atau pidato yang sangat menginspirasi? atau menyanyikan lagu kebangsaan ketika tim dari negara kita memenangkan penghargaan?

Hal itu akan menimbulkan getaran psikogenik, respons fisik yang tidak disengaja terhadap rangsangan.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore