Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2023 | 20.50 WIB

Peringatan Hari AIDS Sedunia 2023, Mengenal Gejala dan Berapa Lama Seseorang Dapat Hidup Jika Mengidap HIV/AIDS

AIDS dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda rentan terhadap penyakit fatal. (sumber: freepik) - Image

AIDS dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda rentan terhadap penyakit fatal. (sumber: freepik)

JawaPos.com - Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya. Hari ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pandemi HIV/AIDS dan menunjukkan solidaritas internasional dalam menghadapi pandemi ini.

Dilansir dari Onlymyhealth, Sabtu (02/12), AIDS adalah sebuah kondisi kesehatan kronis yang diinduksi oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV), secara drastis melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi, penyakit fatal, dan kanker.

Gejala AIDS memiliki ciri khas yang membedakannya dari penyakit lain, dan para ahli membahas dampaknya pada kesehatan mental serta harapan hidup bagi individu yang terinfeksi.

Gejala AIDS

Ketika seseorang mengalami AIDS, sistem kekebalan tubuhnya menjadi sangat rentan, membuatnya rentan terhadap penyakit yang biasanya tidak menyebabkan masalah pada individu dengan kekebalan tubuh yang sehat.

Keadaan ini dikenal sebagai infeksi oportunistik atau kanker, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Balakrishna GK, Kepala Departemen dan Konsultan Senior Penyakit Dalam di Rumah Sakit Gleneagles Kengeri, Bengaluru. Ia merincikan gejala-gejala AIDS sebagai berikut:

- Berkeringat
- Panas dingin
- Demam berulang
- Diare kronis
- Kelenjar getah bening membengkak
- Kelelahan yang terus menerus
- Merasa lemas
- Penurunan berat badan
- Ruam atau benjolan pada kulit
- Terdapat bintik-bintik pada lidah atau mulut

Harapan Hidup Setelah Diagnosis AIDS

Dr. Balakrishna menjelaskan bahwa jika tidak diobati, HIV dapat berkembang menjadi AIDS, merusak sistem kekebalan dan membuat tubuh sulit melawan penyakit.

Tanpa pengobatan, penderita AIDS stadium akhir memiliki harapan hidup sekitar tiga tahun, tetapi dengan diagnosis tepat waktu, akses ke perawatan medis, dan rutin pada pengobatan HIV, harapan hidup bisa setara dengan yang tidak terinfeksi.

Seiring kemajuan perawatan medis, harapan hidup pengidap HIV meningkat signifikan, mencapai sekitar 70 tahun pada tahun 2011.

Pengobatan antiretroviral yang diminum setiap hari dapat menekan viral load, memungkinkan mereka hidup lebih lama dan sehat serta mengurangi risiko penularan.

Dr. Balakrishna juga mencatat penurunan jumlah orang hidup dengan HIV di India pada tahun 2022.

Dampak HIV dan Pengobatannya

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore