
Etalase Supermarket Dipenuhi dengan Macam-macam Jenis Susu di Australia (news.com.au)
JawaPos.com - Susu, yang dikenal sebagai minuman kaya nutrisi, memainkan peran penting dalam pola makan sehat dengan menyediakan kalsium, vitamin, dan protein yang esensial untuk kesehatan tubuh.
Jenis-jenis susu yang umum dikonsumsi sehari-hari, seperti susu sapi, susu kambing, susu kedelai, dan susu almond, menawarkan pilihan yang beragam.
Proses pengolahan masing-masing jenis susu melibatkan langkah-langkah seperti pasteurisasi, homogenisasi, atau ekstraksi almond, menciptakan ragam rasa dan karakteristik gizi yang memenuhi kebutuhan beragam konsumen.
Dalam era saat ini, beragam produk susu dan olahannya telah menjadi lebih mudah dijangkau, memberikan kemudahan konsumsi bagi berbagai kalangan.
Dilansir dari siloamhospitals.com oleh JawaPos.com menerangkan bahwa, susu sebagai salah satu produk olahan yang dominan, membawa manfaat utama sebagai pelengkap nutrisi tubuh, melengkapi zat gizi yang diperoleh dari berbagai sumber makanan lainnya.
Kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu, termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, menjadi kontributor utama dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Melalui asupan nutrisi tersebut, susu memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan tulang, gigi, dan daya tahan tubuh.
Menjadikannya sebuah komponen utama dalam upaya menjaga keseimbangan nutrisi dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan bagi keluarga.
Jenis-jenis susu yang umum dikonsumsi, seperti susu sapi, susu kambing, susu kedelai, dan susu almond, dapat dengan mudah diperoleh di pasaran.
Keberagaman ini memberikan konsumen pilihan yang luas, memungkinkan mereka untuk memilih susu yang sesuai dengan preferensi, kebutuhan nutrisi, atau kondisi kesehatan tertentu.
1. Susu Pasteurisasi
Susu yang melalui proses pasteurisasi merupakan varietas umum yang melibatkan pemanasan pada suhu 63–72 derajat Celcius selama 15–30 detik.
Proses ini bertujuan mengurangi bakteri dan mikroorganisme yang berpotensi merugikan, menghasilkan variasi susu seperti full cream (3,25 persen lemak), low-fat milk (1 persen lemak), dan skim milk (0,1 persen lemak) dengan perbedaan kandungan nutrisi yang relevan.
2. Susu UHT
Susu UHT, yang melalui proses pemanasan pada suhu tinggi (135–150 derajat Celcius) selama beberapa detik dan sterilisasi pengemasan, bertujuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau mikroorganisme di dalam kemasan tertutup.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
