Ilustrasi virus korona baru penyebab Covid-19. Antara
JawaPos.com – Leptospirosis merupakan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri tersebut dapat menyebar melalui urin maupun darah hewan yang terinfeksi.
Melansir dari Antara, Guru Besar Pulmonologi dan kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, penyakit Leptospirosis perlu diwaspadai selama musim pancaroba.
Ia mengatakan bakteri dapat menyebar terutama saat terjadi banjir karena tikus-tikus yang bersarang di lubang tanah keluar menyelamatkan diri.
Tikus-tikus yang berkeliaran di sekitar manusia dapat menyebabkan air banjir tercampur oleh kotoran maupun urin hewan pengerat tersebut.
“Seorang yang memiliki luka, kemudian bermain atau terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran dan kencing tikus yang mengandung bakteri Leptospira, berpotensi terinfeksi dan akan jatuh sakit,” ucapnya.
Mengutip dari laman Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, seorang yang terkena penyakit Leptospirosis akan menunjukkan gejala penyakit pada dua hari hingga empat minggu setelah terinfeksi.
Baca Juga: Ancam Risiko Kesehatan, Waspada Penyakit Leptospirosis dan Penyakit Lainnya saat Musim Pancaroba
Gejala yang akan dialami oleh orang yang terinfeksi bakteri ini akan mengalami demam, sakit kepala, mual, muntah, tidak nafsu makan, diare, mata merah, nyeri otot, sakit perut, dan bintik-bintik merah pada kulit yang tidak hilang saat ditekan.
Selain itu, penyakit ini dapat menular dengan cara kontak langsung antara kulit dengan urin atau air dan tanah yang telah terkontaminasi hewan pembawa bakteri Leptospira dan mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri Leptospira.
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini dapat dicegah dengan memakai pakaian pelindung, sarung tangan, sepatu bot, pelindung mata, serta menutup menutup luka saat berada di area yang berisiko menyebarkan bakteri Leptospira.
Pencegahan juga dapat dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan air yang terkontaminasi.
Selain itu, kebersihan air minum dan makanan perlu diperhatikan. Tak hanya itu, menjaga kebersihan tubuh seperti dengan cuci tangan serta menjaga kebersihan lingkungan.
***

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
