Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 23.39 WIB

Bunuh Diri Jadi Penyebab Kematian Terbesar Kedua Anak Muda, Ketahui Cara Mencegahnya

Ilustrasi bunuh diri. Dok JawaPos

JawaPos.com - Pikiran untuk bunuh diri merupakan masalah kesehatan yang serius hingga bisa merenggut nyawa seseorang.

Pada umumnya, orang yang berpikir ingin bunuh diri tidak benar-benar ingin mati. Namun, hanya tidak ingin hidup dengan luka dan rasa sakit.

Dikutip dari laman Columbia University, bunuh diri menjadi penyebab kematian kedua terbesar pada generasi muda. Mereka yang berisiko untuk bunuh diri mungkin adalah teman dekat atau anggota keluarga Anda.

Perbuatan bunuh diri sebenarnya bisa dicegah. Maka, penting untuk mengetahui tanda-tanda kecenderungan bunuh diri.

Sulit untuk mengetahui secara pasti jika seseorang berisiko melakukan bunuh diri. Namun terdapat tanda-tanda peringatan yang bisa ditangani sejak awal.

Berbicara Ingin Mati atau Bunuh Diri

Hal ini terlihat jelas, seperti mengatakan “Semua akan lebih baik jika aku mati” atau “Lebih baik aku harus bunuh diri saja”.

Selain itu dilihat dari perilakunya yang menulis pesan selamat tinggal dan memberikan barang-barang berharga sebagai perpisahan

Melukai Diri Sendiri

Melukai diri sendiri dengan sengaja seperti mencakar, menyayat, atau memukul diri sendiri hingga menyebabkan luka di tubuh.

Hal ini menunjukkan ketidaktahuan mereka untuk menghadapi emosi atau kehidupan yang mengecewakan. Hal ini meningkatkan risiko untuk bunuh diri.

Merasa Tidak Pernah Lebih Baik

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore