
JAGA HIGIENITAS: Babytha Faradiba ketika akan memasang lensa kontak. Dia uga memastikan tempat penyimpanan lensa kontak tetap bersih dan kering.
JawaPos.com - Tidak ada batasan usia untuk menggunakan lensa kontak. Bayi pun diperbolehkan. Namun, pemakaiannya harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mata. ”Karena lensa kontak bisa berfungsi sebagai koreksi bagi yang matanya minus, silinder, kemudian terapeutik, ataupun fungsi kosmetik hanya untuk penampilan,” jelas dr Susy Fatmariyanti SpM.
Karena itu, penggunaan lensa kontak perlu lebih dulu dikonsultasikan dengan dokter mata. Termasuk untuk mengetahui tingkat kebasahan mata. Jika produksi air mata sedikit, mata tidak terlumasi dengan baik. Kondisi itu membuat penggunaan lensa kontak tidak nyaman. ”Orang dengan gangguan mata kering atau dryness tidak cocok dan tidak disarankan menggunakan lensa kontak,” ujar dokter mata di Klinik Utama Mata JEC-Java @ Surabaya, tersebut.
Dokter Susy menuturkan, penggunaan lensa kontak aman asalkan mengikuti jadwal pemakaian. Lensa kontak daily wear umumnya hanya digunakan 6–8 jam. Sementara, yang extended bisa untuk tujuh hari pemakaian. Untuk jangka waktu lebih lama hingga 30 hari, gunakan lensa kontak continuous wear.
Meski ada jenis yang boleh dipakai saat tidur, dokter Susy menyarankan untuk melepas lensa kontak ketika tidur. Kecuali, lensa kontak keras sejenis RGP yang justru digunakan saat tidur dan dilepas saat bangun (atau disebut ortho K). ”Karena nanti begitu kering, lensa kontak bisa menekan dan mencengkeram kornea mata sehingga terjadi abrasi seperti lecet atau luka korneanya,” ungkapnya.
Apalagi jika lensa kontak robek. Bagian robekan yang tajam berisiko melukai kornea. Akibatnya, mata terasa nyeri, kemerahan, dan berair serta kualitas penglihatan menurun. ”Saya pernah menangani pasien di IGD, lensa kontaknya sudah mencengkeram kornea sehingga sulit dilepas. Pasien diberi tetes mata anestesi, mata dibasahi dengan tetes air mata buatan tertentu sampai (lensa kontak) bisa lepas,” bebernya.
Yang fatal jika terjadi peradangan pada kornea mata atau keratitis. Faktor risiko terbesar akibat kurangnya higienitas sehingga mikroba masuk. Kornea tidak punya daya regenerasi yang bagus apabila infeksi masuk sampai dalam sekalipun ada penyembuhan. Jika jaringan parut menutupi pupil, terjadi kebutaan.
”Ada satu pasien kelas VII SMP yang mengalami kondisi itu karena pakai lensa kontak kosmetik, tapi membersihkannya pakai air minum kemasan, bukan cairan soft lens. Dan, dia pakai overnight. Kalau sudah terjadi luka di kornea, tidak bisa kembali normal penglihatannya,” jelasnya.
Dokter Susy menegaskan, orang yang menggunakan lensa kontak harus punya kedisiplinan. Termasuk sanitasi yang baik dalam perawatan lensa kontak. Salah satunya, rajin mengganti cairan soft lens setiap mau memakainya. Dikhawatirkan sudah ada deposit dalam cairan pembersihnya. ”Kondisi tangan juga harus higienis saat mau memasang dan melepas lensa kontak. Kalau waktunya dilepas, ya harus lepas,” katanya.
Bila merasa tidak nyaman, mata berpasir, merah, panas, dan nyeri, segera hentikan pemakaian. Pulihkan kondisi mata hingga betul-betul sembuh. Lensa kontak boleh dipakai kembali dua pekan setelah mata kembali sehat. ”Dan, itu harus ganti lensa kontak yang baru,” tegas dokter Susy.
Karena itu, pengguna lensa kontak sebaiknya juga memiliki kacamata sebagai cadangan saat terjadi permasalahan. Lensa kontak maupun kacamata sebetulnya memiliki kelebihan masing-masing. Bagi penderita mata minus yang minusnya tidak sama antara mata kiri dan kanan, penggunaan lensa kontak lebih ideal. (lai/c14/nor)
DO’S AND DON’TS PAKAI LENSA KONTAK
Do’s
• Lakukan pemeriksaan mata
• Patuhi aturan penggunaan dan resep dari dokter
• Ikuti durasi pemakaian dengan benar

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
