
seseorang yang tak tertipu oleh disinformasi ai./Magnific/primagefactory
JawaPos.com - Kita hidup di zaman ketika melihat belum tentu berarti benar.
Sebuah foto bisa dibuat oleh AI. Suara seseorang bisa ditiru. Wajah seorang tokoh dapat ditempelkan ke tubuh orang lain. Video yang tampak begitu nyata bisa berisi percakapan yang sebenarnya tidak pernah terjadi.
Masalahnya, kemampuan teknologi berkembang jauh lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk mengenali manipulasi.
Di sinilah psikologi menjadi penting.
Untuk menghadapi disinformasi berbasis AI, kita tidak cukup hanya belajar membedakan gambar asli dan gambar palsu. Kita juga perlu memahami mengapa otak kita mudah percaya, kapan emosi membuat penilaian menjadi buruk, dan bagaimana kebiasaan berpikir tertentu dapat dimanfaatkan oleh pembuat disinformasi.
Dengan kata lain, pertahanan terbaik bukan hanya teknologi.
Pertahanan terbaik juga adalah memahami cara kerja pikiran sendiri.
Dilansir dari Psychology Today pada Rabu (7/10), terdapat tujuh hal dari psikologi yang penting dipelajari jika Anda ingin lebih sulit ditipu oleh disinformasi berbasis AI.
1. Pahami bahwa otak tidak selalu mencari kebenaran—otak mencari jalan yang efisien
Banyak orang mengira manusia mengambil keputusan dengan cara mengumpulkan fakta, membandingkannya, lalu menarik kesimpulan secara rasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022