Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06.29 WIB

6 Alasan Mengapa Hari Terbaik dalam Hidupmu Bisa Diikuti oleh Rentetan Hari-Hari yang Buruk

seseorang yang mendapati hari yang benar-benar baik./Magnific/magnific - Image

seseorang yang mendapati hari yang benar-benar baik./Magnific/magnific

JawaPos.com - Pernahkah kamu mengalami hari yang terasa begitu sempurna?

Satu hari ketika semuanya seolah berjalan sesuai keinginan. Pekerjaan selesai dengan hasil memuaskan. Seseorang yang kamu cintai mengatakan sesuatu yang sudah lama ingin kamu dengar. Kamu mendapatkan kabar baik, bertemu orang yang tepat, mencapai sesuatu yang selama ini kamu perjuangkan, atau sekadar menjalani hari tanpa masalah berarti.

Pada malam harinya, kamu mungkin berpikir:

"Andai setiap hari bisa seperti ini."

Namun kemudian sesuatu yang aneh terjadi.

Keesokan harinya terasa berat. Lalu hari berikutnya semakin melelahkan. Masalah kecil mulai bermunculan. Mood turun. Hubungan terasa lebih sensitif. Pekerjaan menjadi berantakan. Bahkan hal-hal biasa yang sebelumnya tidak mengganggu tiba-tiba terasa sangat menjengkelkan.

Lalu muncul pertanyaan:

Mengapa setelah mengalami hari yang luar biasa, hidup seolah-olah justru menjadi lebih buruk?

Apakah kehidupan sedang "menyeimbangkan" kebahagiaan kita?

Apakah setelah mendapatkan sesuatu yang sangat baik, kita secara psikologis menjadi lebih rentan mengalami kekecewaan?

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore