
seseorang yang menghabiskan waktu di rumah./Magnific/lookstudio
JawaPos.com - Dulu, menghabiskan sebagian besar waktu di rumah sering dianggap sebagai tanda bahwa seseorang sedang tidak memiliki kegiatan. Orang yang jarang keluar rumah mungkin dianggap kurang bersosialisasi, terlalu nyaman, atau bahkan membosankan.
Namun, pandangan tersebut semakin tidak selalu tepat.
Bagi banyak orang, rumah bukan sekadar tempat untuk tidur dan menyimpan barang. Rumah dapat menjadi tempat untuk memulihkan energi, mengendalikan lingkungan, menghindari tekanan sosial, melakukan aktivitas yang bermakna, hingga merasa lebih aman secara emosional.
Dalam psikologi, kecenderungan seseorang untuk lebih banyak berada di rumah dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Kepribadian, pengalaman hidup, kebutuhan akan privasi, tingkat stres, kualitas hubungan sosial, hingga cara seseorang mengatur energinya dapat memainkan peran.
Menariknya, semakin banyak waktu di rumah tidak selalu berarti seseorang tidak menyukai kehidupan sosial. Bisa saja seseorang tetap memiliki teman, menikmati percakapan, dan menghargai hubungan dengan orang lain, tetapi memilih untuk lebih selektif mengenai kapan dan dengan siapa ia menghabiskan waktunya.
Dilansir dari Psychology Today pada Minggu (27/9), terdapat 7 alasan psikologis mengapa orang-orang menghabiskan jauh lebih banyak waktu di rumah.
1. Rumah Memberikan Rasa Aman dan Kontrol
Salah satu alasan paling mendasar adalah kebutuhan manusia terhadap rasa aman.
Ketika berada di luar rumah, seseorang harus berhadapan dengan banyak hal yang tidak dapat sepenuhnya dikendalikan. Suara bising, kemacetan, cuaca, kerumunan, orang asing, tuntutan pekerjaan, percakapan sosial, hingga berbagai kejadian tak terduga dapat membuat seseorang merasa lebih waspada.
Di rumah, sebagian besar kondisi tersebut dapat dikendalikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022