Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 21.51 WIB

Dari Empati hingga Suka Menunda, 7 Ciri Orang yang Gemar Maraton Serial

kepribadian orang yang maraton film serial dalam satu akhir pekan menurut psikologi. (Freepik/ freepik) - Image

kepribadian orang yang maraton film serial dalam satu akhir pekan menurut psikologi. (Freepik/ freepik)

JawaPos.com – Cara seseorang menghabiskan waktu luang dapat memperlihatkan sejumlah kebiasaan yang menarik. Salah satunya adalah memilih menghabiskan sebagian besar akhir pekan dengan menonton serial secara beruntun hingga beberapa episode sekaligus.

Bagi sebagian orang, aktivitas tersebut sekadar menjadi hiburan setelah menjalani rutinitas selama sepekan. Namun, kebiasaan binge-watching juga dapat berkaitan dengan kebutuhan untuk bersantai, mencari pengalaman emosional, atau sejenak menjauh dari berbagai tuntutan sehari-hari.

Dilansir dari Geediting.com, terdapat sejumlah karakteristik yang kerap dikaitkan dengan orang yang gemar maraton serial dalam satu akhir pekan. Berikut tujuh di antaranya:

1. Mudah Terbawa ke Dunia Cerita

Orang yang gemar menonton serial dalam jumlah banyak biasanya mampu memberikan perhatian penuh pada cerita yang sedang diikuti. Mereka dapat larut dalam karakter, konflik, dan berbagai kejadian yang ditampilkan.

Bagi mereka, cerita fiksi bisa menjadi ruang untuk beristirahat sejenak dari rutinitas. Mengikuti kehidupan para karakter juga dapat memberikan pengalaman emosional yang berbeda dari aktivitas sehari-hari.

Selama tidak mengganggu pekerjaan, hubungan sosial, maupun tanggung jawab lainnya, menikmati dunia fiksi dapat menjadi salah satu bentuk hiburan yang wajar.

2. Memiliki Respons Empati yang Kuat

Serial dengan cerita yang kuat dapat membuat penonton ikut merasakan emosi karakter di dalamnya. Mereka bisa ikut bahagia ketika tokoh favorit mendapatkan sesuatu yang diinginkan atau merasa sedih ketika karakter tersebut menghadapi masalah.

Kebiasaan mengikuti perjalanan emosional berbagai tokoh dapat membuat seseorang lebih memperhatikan perspektif dan perasaan karakter lain. Dalam kehidupan nyata, kemampuan memahami sudut pandang orang lain juga dapat berperan dalam hubungan sosial.

Meski demikian, seseorang tetap perlu memberi jarak antara emosi dari cerita fiksi dan kehidupan pribadi agar tidak terbawa secara berlebihan.

3. Cenderung Menunda Pekerjaan

Kalimat seperti “satu episode lagi” bisa menjadi jebakan bagi penonton yang sudah terlanjur menikmati sebuah serial. Satu episode yang awalnya direncanakan menjadi penutup justru dapat berlanjut menjadi beberapa episode berikutnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore