
Lesley Simpson di gala premiere serial Bunga di Tepi Jurang di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7).
JawaPos.com - Executive Producer PT Telkomsel Indonesia Lesley Simpson kembali menghadirkan karya terbaru melalui serial original Bunga di Tepi Jurang. Drama tersebut diperkenalkan dalam gala premiere di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7), dengan menawarkan perpaduan drama psikologis, romansa, dan misteri yang diklaim berbeda dari serial Indonesia pada umumnya.
Serial ini diharapkan menjadi alternatif tontonan yang tidak hanya menyuguhkan kisah percintaan, tetapi juga menghadirkan konflik emosional dan pergulatan batin para karakternya. Lesley mengatakan pengembangan proyek dilakukan dalam waktu yang cukup panjang agar kualitas cerita dan produksinya benar-benar matang.
"Kami ingin menyajikan sesuatu yang berbeda untuk penonton. Bunga di Tepi Jurang bukan sekadar cerita cinta biasa, tetapi eksplorasi tentang pilihan hidup, pengorbanan, dan keputusan yang diambil ketika seseorang berada di titik krisis. Kami bangga akhirnya proyek ini dapat dinikmati oleh publik," ujar Lesley saat diwawancarai di sela-sela gala premiere.
Lulusan Curtin University of Technology yang juga mengantongi sertifikat program eksekutif dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) itu menjelaskan, Bunga di Tepi Jurang dikembangkan untuk menghadirkan cerita yang lebih mendalam. Tidak hanya mengandalkan romansa, serial tersebut juga mengeksplorasi sisi psikologis para tokohnya.
Menurut Lesley, proses pengembangan naskah dilakukan secara intensif. Pendalaman karakter, penyusunan alur cerita, hingga aspek visual menjadi fokus utama agar mampu memberikan pengalaman menonton yang kuat bagi penonton.
Bunga di Tepi Jurang mengangkat kisah sejumlah tokoh yang dihadapkan pada berbagai pilihan hidup yang sulit. Setiap episode menghadirkan konflik emosional dan berbagai plot twist yang membentuk perjalanan cerita.
Selain kekuatan naskah, proses produksi juga memberi perhatian pada kualitas sinematografi, tata artistik, dan musik latar. Ketiga unsur tersebut dirancang untuk memperkuat atmosfer cerita sekaligus membangun kedekatan emosional dengan penonton.
Serial ini dibintangi sejumlah aktor dan aktris ternama. Di antaranya Claresta Taufan, Stefan William, Erika Carlina, Aliando Syarief, Rachel Vennya, Derby Romero, Olla Ramlan, Hana Saraswati, serta aktor senior Anjasmara yang memerankan karakter Burhan.
Kehadiran Bunga di Tepi Jurang menambah daftar panjang serial yang diproduksi di bawah kepemimpinan Lesley Simpson. Selama beberapa tahun terakhir, ia dikenal aktif mengembangkan berbagai konten original yang memperkuat industri streaming dan hiburan digital di Indonesia.
Salah satu pencapaian yang pernah diraih adalah serial Layangan Putus yang memenangkan penghargaan Special Award for Foreign Drama pada ajang Tokyo Drama Awards 2022. Penghargaan tersebut menjadi salah satu pengakuan internasional bagi industri serial Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022