Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 21.03 WIB

Ciri Kepribadian Kandidat Politik Ternyata Bisa Dinilai dari Mobil dan Hobi, Studi Ungkap Hal Ini

Ilustrasi seorang pengemudi berada di balik kemudi mobil, menggambarkan salah satu sinyal gaya hidup yang diteliti dalam studi / Foto: (PsyPost) - Image

Ilustrasi seorang pengemudi berada di balik kemudi mobil, menggambarkan salah satu sinyal gaya hidup yang diteliti dalam studi / Foto: (PsyPost)

JawaPos.com — Cara pemilih menilai kandidat politik ternyata tidak selalu bergantung pada partai atau pandangan mereka terhadap isu tertentu. 

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa hal sederhana seperti mobil yang dikendarai, hobi, restoran yang didatangi, hingga kebiasaan sehari-hari dapat menjadi petunjuk bagi pemilih untuk memperkirakan identitas politik seorang kandidat.

Temuan ini berasal dari penelitian Levi G. Allen, asisten profesor ilmu politik di Indiana State University, dan Wayde Z.C. Marsh. Studi berjudul Nonpolitical Identity Signals as Information Shortcuts: Evidence from Three Experiments tersebut diterbitkan dalam Public Opinion Quarterly.

Pemilih Membaca Sinyal dari Kehidupan Sehari-hari

Melansir PsyPost, Rabu (23/9/2026), penelitian ini berangkat dari gagasan bahwa pemilih sering menggunakan jalan pintas informasi ketika mengambil keputusan politik. Sinyal yang dimaksud tidak harus berkaitan langsung dengan pemerintahan. 

Benda, aktivitas, hobi, atau kebiasaan tertentu dapat memiliki asosiasi politik karena telah dipandang sebagai ciri kelompok sosial tertentu.

Contohnya, minum latte atau mengendarai mobil listrik dapat diasosiasikan dengan pemilih liberal. Sebaliknya, berburu, menggunakan truk pikap, atau menyukai NASCAR dapat dipersepsikan sebagai sinyal konservatif.

Menurut Allen, belum ada bukti yang cukup untuk menunjukkan seberapa jauh pemilih benar-benar menggunakan sinyal nonpolitik semacam itu dalam menilai kandidat. “Ada anggapan bahwa orang menggunakan sinyal identitas nonpolitik ini untuk mengambil keputusan politik, tetapi kami benar-benar belum memiliki bukti apakah itu benar,” kata Allen kepada PsyPost.

Untuk mengujinya, peneliti melakukan tiga eksperimen daring dengan responden berbeda.

Informasi Politik Tetap Menjadi Petunjuk Utama

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore