
kepribadian berkualitas orang yang masih mencatat dengan pena dan kertas kata psikologi./Freepik.
JawaPos.com – Kehadiran berbagai perangkat digital membuat kegiatan mencatat kini semakin mudah dilakukan. Cukup membuka laptop atau ponsel, seseorang sudah dapat menyimpan berbagai informasi dalam hitungan detik.
Meski demikian, masih ada orang yang memilih menggunakan cara lama, yakni menulis menggunakan pena dan buku. Bagi mereka, mencatat dengan tangan bukan hanya soal kebiasaan, tetapi juga cara untuk memahami, mengingat, dan mengorganisasi informasi.
Menulis secara manual memang memiliki karakteristik berbeda dibanding mengetik. Prosesnya lebih lambat sehingga seseorang perlu menentukan informasi mana yang dianggap penting dan bagaimana cara merangkumnya.
Dilansir dari geediting.com, kebiasaan menulis dengan pena dan kertas dikaitkan dengan sejumlah proses belajar dan cara seseorang berinteraksi dengan informasi.
Berikut tujuh kecenderungan yang sering dikaitkan dengan kebiasaan tersebut.
1. Lebih mengutamakan pemahaman daripada kecepatan
Mengetik memungkinkan seseorang mencatat informasi dengan cepat. Namun, menulis tangan membuat proses mencatat berjalan lebih lambat sehingga seseorang cenderung memilih dan merangkum informasi yang dianggap penting.
Alih-alih menyalin setiap kata, penulis tangan biasanya perlu memproses informasi terlebih dahulu sebelum menuangkannya ke dalam catatan.
Sejumlah penelitian mengenai pencatatan menunjukkan bahwa proses ini dapat membantu pemahaman terhadap materi, khususnya ketika seseorang perlu menangkap gagasan utama dan konsep yang sedang dipelajari.
Dengan demikian, kebiasaan menulis tangan dapat mencerminkan kecenderungan untuk lebih memperhatikan isi informasi, bukan sekadar mengejar banyaknya catatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022