Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 02.38 WIB

8 Kondisi Psikologi Tersembunyi di Balik Kebiasaan Tidur Berlebihan

Kondisi psikologi tersembunyi di balik kebiasaan tidur berlebihan./ Magnific/ stockking - Image

Kondisi psikologi tersembunyi di balik kebiasaan tidur berlebihan./ Magnific/ stockking

JawaPos.com - Tidur berlebihan sering menjadi cara seseorang menghindari kenyataan sulit yang sedang dihadapinya dalam kehidupan.

Tidur memang penting saat tubuh lelah, namun menjadi masalah ketika dijadikan pelarian dari tekanan hidup.

Kebiasaan tidur berlebihan yang terus berulang bisa menjadi tanda bahwa seseorang membutuhkan cara mengatasi masalah yang lebih sehat.

Dilansir dari laman YourTango pada Kamis (17/9), berikut delapan kondisi psikologi tersembunyi yang biasa mendorong seseorang tidur berlebihan sebagai cara menghindari kenyataan.

1. Pengalaman yang menyakitkan secara emosional

Menghadapi perpisahan atau kehilangan pekerjaan sering memicu tubuh merespons dengan menutup diri sepenuhnya.

Terdapat kaitan kuat antara depresi dengan kebiasaan tidur berlebihan yang dialami sebagian orang.

Sebagian penderita depresi memilih menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur akibat masalah emosional yang kompleks.

Seseorang mungkin tidak menyadari dirinya sedang mengalami depresi karena tubuhnya justru memberi sinyal lewat tidur berlebihan.

2. Tekanan dan kelelahan akibat stres berkepanjangan

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore