seseorang yang membuat pasangannya lebih menarik / foto: Magnific/uiinternational
Menariknya, daya tarik dalam hubungan ternyata tidak hanya ditentukan oleh bentuk wajah, gaya berpakaian, tubuh, atau penampilan fisik. Cara seseorang diperlakukan oleh pasangannya juga dapat memengaruhi bagaimana ia terlihat di mata orang lain.
Ada orang yang ketika sedang bersama pasangannya terlihat lebih percaya diri, lebih hangat, lebih hidup, bahkan terasa jauh lebih menarik dibandingkan ketika ia sendirian.
Hal ini bukan sekadar perasaan.
Dalam psikologi sosial, ketertarikan seseorang dapat dipengaruhi oleh konteks, emosi, cara kita memandang orang lain, serta bagaimana seseorang diperlakukan di dalam hubungan. Ketika seseorang merasa dihargai, aman, dipercaya, dan diterima, perubahan itu sering kali terlihat dari perilakunya: ekspresi wajah menjadi lebih terbuka, bahasa tubuh lebih rileks, dan kepercayaan dirinya meningkat.
Dengan kata lain, terkadang kamu tidak perlu mengubah wajah atau tubuh pasanganmu agar ia terlihat lebih menarik.
Kamu hanya perlu membantu sisi terbaik dalam dirinya muncul.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (15/9), terdapat enam cara yang bisa kamu lakukan.
1. Buat Dia Merasa Dihargai, Bukan Sekadar Dicintai
Banyak orang menganggap bahwa mencintai pasangan sudah cukup.
Padahal, dicintai dan merasa dihargai adalah dua pengalaman yang berbeda.
Kamu mungkin sangat mencintai pasanganmu, tetapi jika dalam keseharian kamu jarang mengapresiasi usahanya, sering meremehkan pendapatnya, atau membuatnya merasa tidak pernah cukup baik, rasa percaya dirinya bisa perlahan menurun.
Sebaliknya, ketika seseorang merasa dihargai, ia cenderung lebih nyaman menjadi dirinya sendiri.
Coba perhatikan perbedaannya.
Daripada hanya berkata:
"Aku sayang kamu."
Sesekali katakan:
"Aku suka cara kamu menyelesaikan masalah."
Atau:
"Aku menghargai usaha kamu."
Atau bahkan:
"Aku tahu kamu sedang capek, tapi kamu tetap berusaha. Aku benar-benar menghargai itu."
Kalimat sederhana seperti ini dapat memberikan pengalaman psikologis yang berbeda.
Pasangan tidak hanya merasa dicintai, tetapi juga merasa bahwa dirinya memiliki nilai.
Dan ketika seseorang merasa dirinya bernilai, hal itu sering terlihat dari cara ia membawa dirinya.
Ia berdiri lebih tegak.
Ia berbicara lebih percaya diri.
Ia lebih berani tersenyum.
Ia tidak terlalu sibuk memikirkan kekurangannya.
Pada akhirnya, rasa percaya diri tersebut justru dapat membuatnya terlihat lebih menarik.
Mengapa ini bekerja?
Manusia sangat dipengaruhi oleh cara orang-orang penting dalam hidupnya memperlakukannya. Penilaian positif dari pasangan dapat menjadi sumber validasi sosial yang membantu memperkuat pandangan positif seseorang terhadap dirinya sendiri.
Namun, ada satu hal penting.
Apresiasi harus tulus.
Jangan memberikan pujian secara berlebihan hanya karena ingin membuat pasangan terlihat menarik. Jika pujian terasa dibuat-buat, efeknya justru bisa berlawanan.
Cari sesuatu yang benar-benar kamu kagumi.
Lalu katakan.
2. Berhenti Terlalu Sering Mengkritik Penampilannya
Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat besar.
Ada pasangan yang merasa sedang "membantu" ketika memberikan kritik terhadap penampilan.
"Rambut kamu lebih bagus kalau begini."
"Kenapa pakai baju itu?"
"Kamu kelihatan lebih gemuk."
"Kamu seharusnya lebih sering olahraga."
"Kalau kamu sedikit lebih kurus, pasti lebih menarik."
Masalahnya bukan hanya pada kalimat tersebut.
Masalahnya adalah pesan psikologis yang mungkin diterima pasangan:
"Ada sesuatu yang salah dengan dirimu."
Jika pesan seperti itu diterima terus-menerus, seseorang bisa menjadi semakin sadar terhadap kekurangannya.
Ia mulai memperhatikan wajahnya ketika bercermin.
Memikirkan bentuk tubuhnya.
Membandingkan dirinya dengan orang lain.
Takut difoto.
Takut tampil di depan orang.
Bahkan takut mengenakan pakaian tertentu.
Ironisnya, semakin seseorang merasa tidak percaya diri, semakin sulit baginya terlihat menarik secara natural.
Karena daya tarik bukan hanya tentang fitur fisik.
Ekspresi, postur, kontak mata, senyum, cara berbicara, dan energi seseorang juga memainkan peran besar.
Karena itu, jika memang ada sesuatu yang ingin kamu bantu dari penampilan pasangan, ubahlah cara menyampaikannya.
Jangan menggunakan kritik sebagai motivasi.
Gunakan dukungan.
Misalnya:
"Aku suka banget kalau kamu pakai gaya seperti ini."
Atau:
"Menurutku model rambut ini cocok banget sama kamu."
Atau:
"Kalau kamu nyaman, kita bisa coba cari style yang lebih sesuai dengan kepribadian kamu."
Perbedaannya kecil dalam kata-kata, tetapi besar dalam pengalaman emosional.
Kamu tidak sedang mengatakan bahwa pasanganmu buruk.
Kamu sedang membantu dia menemukan versi dirinya yang paling nyaman.
3. Berikan Ruang Agar Dia Mengembangkan Kepercayaan Dirinya
Ada kesalahan yang sering terjadi dalam hubungan: pasangan terlalu ingin membantu.
Saking ingin membantu, seseorang akhirnya melakukan hampir semuanya.
Memutuskan segala sesuatu.
Menyelesaikan masalah pasangan.
Memberikan jawaban untuk setiap persoalan.
Bahkan mengambil alih hal-hal yang sebenarnya bisa dilakukan pasangannya sendiri.
Niatnya mungkin baik.
Tetapi jika dilakukan terus-menerus, pasangan bisa mendapatkan pesan yang tidak sengaja:
"Kamu tidak mampu melakukannya sendiri."
Padahal, salah satu sumber kepercayaan diri adalah pengalaman bahwa kita mampu menghadapi sesuatu dengan kemampuan sendiri.
Karena itu, jika kamu ingin pasangan terlihat lebih menarik, jangan hanya membuatnya merasa dicintai.
Buat dia merasa mampu.
Ketika dia memiliki masalah, jangan selalu buru-buru memberikan solusi.
Cobalah bertanya:
"Menurut kamu, apa yang paling ingin kamu lakukan?"
Atau:
"Aku percaya kamu bisa menyelesaikannya. Kalau kamu butuh bantuanku, aku ada."
Kalimat seperti ini memberikan dua hal sekaligus:
dukungan dan otonomi.
Pasangan tahu bahwa dia tidak sendirian, tetapi juga tahu bahwa kamu percaya pada kemampuannya.
Dan orang yang merasa mampu biasanya memiliki bahasa tubuh yang berbeda.
Ia lebih berani berbicara.
Lebih tenang.
Lebih tegas.
Lebih nyaman mengambil keputusan.
Semua itu dapat meningkatkan daya tarik interpersonalnya.
4. Tunjukkan Ketertarikan yang Spesifik, Bukan Pujian yang Generik
Ada perbedaan besar antara mengatakan:
"Kamu cantik."
dengan:
"Aku suka cara matamu berubah ketika kamu sedang menceritakan sesuatu yang kamu sukai."
Yang kedua terasa jauh lebih personal.
Mengapa?
Karena pujian tersebut menunjukkan bahwa kamu benar-benar memperhatikan pasanganmu.
Pujian yang spesifik juga membuat seseorang merasa dilihat sebagai individu, bukan hanya dinilai berdasarkan standar kecantikan umum.
Kamu bisa memuji berbagai hal.
Misalnya cara dia tertawa.
Cara dia memperlakukan orang lain.
Cara dia menyelesaikan masalah.
Cara dia berpikir.
Cara dia berbicara.
Cara dia berpakaian.
Atau kebiasaan kecil yang hanya kamu ketahui.
Contohnya:
"Aku suka cara kamu memperlakukan orang yang lebih muda dari kamu."
"Kamu kelihatan paling menarik ketika sedang antusias membicarakan sesuatu."
"Aku suka cara kamu tetap tenang ketika menghadapi masalah."
Perhatikan bahwa tidak semua pujian berkaitan dengan fisik.
Justru itu poin pentingnya.
Daya tarik seseorang sering kali meningkat ketika kita memahami bahwa daya tarik tidak hanya berasal dari wajah.
Kepribadian, kompetensi, kehangatan, humor, kecerdasan, dan cara memperlakukan orang lain juga dapat memengaruhi ketertarikan.
Jadi, jika kamu ingin pasangan terlihat semakin menarik, belajarlah menjadi seseorang yang benar-benar melihat dirinya.
Bukan hanya melihat penampilannya.
5. Bangun Hubungan yang Membuatnya Merasa Aman
Ini mungkin merupakan salah satu faktor paling penting.
Seseorang sulit terlihat percaya diri jika ia terus-menerus merasa harus berhati-hati di dalam hubungan.
Takut salah bicara.
Takut dimarahi.
Takut dibandingkan.
Takut ditinggalkan.
Takut pasangannya tertarik pada orang lain.
Takut menunjukkan kelemahan.
Hubungan yang penuh ketidakpastian dapat membuat seseorang menjadi terlalu fokus pada ancaman dan penolakan.
Sebaliknya, hubungan yang terasa aman memberi seseorang ruang untuk menjadi lebih spontan.
Ia lebih mudah bercanda.
Lebih bebas tertawa.
Lebih berani mengungkapkan pendapat.
Lebih nyaman menunjukkan sisi uniknya.
Dan semua itu dapat membuatnya terlihat lebih hidup.
Karena itu, salah satu cara membuat pasangan semakin menarik bukan dengan memaksanya menjadi lebih sempurna.
Tetapi dengan menciptakan hubungan di mana ia tidak merasa harus sempurna.
Kamu bisa membangun rasa aman melalui hal-hal sederhana:
Menepati janji.
Tidak mempermalukan pasangan di depan orang lain.
Tidak menggunakan kelemahannya sebagai senjata saat bertengkar.
Mendengarkan ketika dia sedang berbicara.
Memberikan kepastian ketika memang diperlukan.
Menghormati batasan pribadi.
Tidak sengaja membuatnya cemburu untuk mendapatkan perhatian.
Tidak membandingkannya dengan mantan atau orang lain.
Rasa aman membuat seseorang lebih rileks.
Dan seseorang yang rileks biasanya lebih mudah menunjukkan pesona alaminya.
6. Jadilah Pasangan yang Membantu Dia Menjadi Versi Terbaik Dirinya
Ada hubungan yang membuat seseorang semakin kecil.
Ada juga hubungan yang membuat seseorang berkembang.
Perbedaannya sangat besar.
Dalam hubungan yang sehat, pasangan tidak merasa harus kehilangan dirinya sendiri agar hubungan tetap berjalan.
Justru hubungan tersebut memberikan dukungan untuk bertumbuh.
Jika pasanganmu memiliki impian, dukung.
Jika dia ingin belajar sesuatu, dorong.
Jika dia ingin memperbaiki gaya hidupnya, jangan mengejek.
Jika dia ingin mencoba sesuatu yang baru, jangan langsung meremehkan.
Dan jika dia mengalami kegagalan, jangan membuat kegagalan itu menjadi bukti bahwa dia memang tidak mampu.
Kamu tidak harus menjadi motivator setiap saat.
Terkadang dukungan paling sederhana sudah cukup.
"Aku tahu ini penting buat kamu."
"Aku percaya kamu bisa."
"Kalau kamu gagal, bukan berarti kamu gagal sebagai manusia."
"Aku tetap bangga sama kamu."
Kalimat seperti ini dapat menjadi lingkungan psikologis yang membuat seseorang lebih berani berkembang.
Dan ketika seseorang terus berkembang, daya tariknya pun bisa berubah.
Bukan karena wajahnya tiba-tiba berbeda.
Tetapi karena ada sesuatu yang berubah dari dalam.
Ia memiliki tujuan.
Ia memiliki energi.
Ia memiliki kepercayaan diri.
Ia memiliki cerita.
Ia memiliki kehidupan yang lebih kaya.
Dan semua itu membuat seseorang jauh lebih menarik.
Bonus: Jangan Lupa Bahwa Kamu Juga Bisa Mengubah Cara Melihatnya
Ada satu hal yang sering dilupakan.
Terkadang bukan pasangan yang perlu berubah.
Cara kita melihat pasanganlah yang perlu berubah.
Ketika hubungan sudah berlangsung lama, kita bisa mengalami sesuatu yang disebut habituasi atau pembiasaan. Hal-hal yang dulu terasa istimewa perlahan menjadi biasa karena kita terlalu sering melihatnya.
Senyumnya yang dulu membuat jantung berdebar menjadi sesuatu yang kita anggap biasa.
Cara dia berbicara yang dulu kita sukai menjadi kebiasaan.
Hal-hal kecil yang dulu membuat kita jatuh cinta mulai tidak kita sadari.
Padahal orangnya mungkin tidak berubah sebanyak yang kita kira.
Perhatian kita yang berubah.
Karena itu, cobalah sesekali melihat pasanganmu seperti saat pertama kali mengenalnya.
Perhatikan kembali cara dia tersenyum.
Cara dia tertawa.
Cara dia berbicara dengan orang lain.
Hal-hal kecil yang membuatnya berbeda dari orang lain.
Tanyakan kepada dirimu sendiri:
"Apa yang dulu membuatku tertarik kepadanya?"
Kemudian cari apakah hal tersebut masih ada sampai sekarang.
Sering kali, kita tidak kehilangan ketertarikan.
Kita hanya berhenti memperhatikannya.
Pada Akhirnya, Daya Tarik Bukan Hanya Tentang Wajah
Jika kamu ingin pasangan terlihat jauh lebih menarik, jangan langsung berpikir tentang bagaimana mengubah penampilannya.
Mulailah dari hubungan kalian.
Buat dia merasa dihargai.
Kurangi kritik yang tidak perlu.
Berikan ruang untuk berkembang.
Berikan apresiasi yang spesifik.
Bangun rasa aman.
Dan dukung dia untuk menjadi versi terbaik dirinya.
Karena hubungan yang sehat tidak hanya membuat seseorang merasa dicintai.
Hubungan yang sehat juga dapat membuat seseorang merasa berharga, mampu, aman, dan percaya diri.
Dan ketika seseorang merasa seperti itu, sering kali ada sesuatu yang berubah dalam dirinya.
Senyumnya menjadi lebih tulus.
Tatapannya lebih percaya diri.
Gerak tubuhnya lebih rileks.
Cara bicaranya lebih mantap.
Energinya lebih positif.
Dan tanpa perlu mengubah wajahnya, berat badannya, atau menjadi orang lain...
dia bisa terlihat jauh lebih menarik.
Mungkin itulah salah satu hal paling indah dalam sebuah hubungan:
Kamu tidak menciptakan daya tarik pasanganmu dari nol.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022