
Ilustrasi kakek nenek dan cucunya. (Freepik)
JawaPos.com - Hubungan antara kakek-nenek dan cucu memiliki peran besar dalam perkembangan emosional anak. Namun, ikatan yang kuat tidak terbentuk hanya karena hubungan darah atau kehadiran di momen-momen besar saja.
Justru, kedekatan yang paling berkesan sering lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa kakek dan nenek yang memiliki hubungan erat dengan cucunya cenderung menerapkan pola interaksi sederhana, hangat, dan penuh kesadaran.
Dikutip dari laman Global English Editing, berikut sepuluh kebiasaan yang terbukti membantu membangun ikatan emosional yang kokoh dan tahan lama antara kakek-nenek dan cucu.
Kakek dan nenek yang dekat dengan cucunya sering membagikan cerita keluarga, termasuk kisah perjuangan, kegagalan, dan nilai hidup yang diwariskan. Cerita-cerita ini membantu anak memahami asal-usulnya dan menumbuhkan rasa identitas lintas generasi. Psikologi menyebutnya sebagai intergenerational self, yakni perasaan bahwa diri mereka adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar.
Tradisi sederhana seperti memasak bersama, berjalan pagi, atau membaca buku secara rutin menciptakan kenangan emosional yang kuat. Tradisi ini menjadi ruang aman bagi cucu, tempat mereka merasa istimewa karena memiliki aktivitas eksklusif bersama kakek atau neneknya.
Kebiasaan mendengarkan dengan empati tanpa langsung mengoreksi atau memberi nasihat membangun kepercayaan. Anak-anak tidak selalu membutuhkan solusi, tetapi membutuhkan seseorang yang mau mendengar dan memvalidasi perasaan mereka tanpa menghakimi.
Kedekatan emosional tidak hanya dibangun lewat ulang tahun atau acara besar. Kehadiran yang konsisten dalam rutinitas sehari-hari, seperti menelepon secara rutin atau menepati janji kecil, menciptakan rasa aman dan kepercayaan jangka panjang.
Seiring bertambahnya usia cucu, terutama saat remaja, mereka membutuhkan ruang. Kakek dan nenek yang mampu menghormati batasan ini tanpa tersinggung atau memaksa justru lebih mudah membangun kembali kedekatan secara alami.
Mengajarkan keterampilan seperti memasak, berkebun, atau kerajinan tangan bukan hanya soal aktivitas, tetapi tentang pewarisan nilai, kesabaran, dan rasa percaya diri. Interaksi ini menciptakan waktu berkualitas yang bermakna dan membangun rasa kompeten pada cucu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022