Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 21.04 WIB

6 Ucapan yang Tanpa Sadar Melukai Anak Secara Emosional Menurut Psikologi

Ucapan yang tanpa sadar melukai anak secara emosional menurut psikologi./Magnific/ magnific - Image

Ucapan yang tanpa sadar melukai anak secara emosional menurut psikologi./Magnific/ magnific

JawaPos.com – Psikologi luka emosional anak sering muncul dari kalimat sederhana yang tanpa sadar diucapkan orang tua sehari-hari.

Ketika anak menangis karena hal yang dianggap sepele, orang tua sering melontarkan kalimat tanpa berpikir panjang.

Ucapan yang terlihat biasa saja ternyata dapat meninggalkan luka mendalam secara mental dan emosional bagi anak.

Dilansir dari laman YourTango pada Senin (7/9), berikut enam ucapan psikologi luka emosional anak yang sering diucapkan orang tua tanpa disadari dampaknya.

1. Menyebut anak terlalu sensitif

Mengatakan seseorang terlalu sensitif justru meremehkan perasaan yang sedang dirasakan oleh anak.

Sikap ini mendorong anak menekan emosinya, yang pada akhirnya hanya akan menyakiti mereka secara mendalam.

Kenyamanan anak berbagi perasaan kepada orang tua sebenarnya menjadi tanda kepercayaan yang sangat berharga.

Anak menunjukkan kerentanan karena mereka mencari bimbingan tentang cara mengelola perasaannya sendiri.

Meremehkan perasaan tersebut sama saja mengkhianati kepercayaan yang telah dibangun anak kepada orang tuanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore