
seseorang yang membenci dating apps./Magnific/lookstudio
JawaPos.com - Ada orang yang benar-benar tidak menyukai dating apps.
Mereka merasa aplikasi kencan terlalu dangkal, melelahkan, penuh dengan percakapan basa-basi, dan membuat hubungan antarmanusia terasa seperti proses memilih produk di etalase.
Mereka mungkin tidak nyaman dengan budaya swipe, merasa profil seseorang tidak pernah cukup untuk menggambarkan kepribadiannya, atau bahkan memiliki pengalaman buruk ketika mencoba berkencan melalui aplikasi.
Namun, menariknya, membenci dating apps tidak selalu berarti seseorang harus sepenuhnya menghindarinya.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (20/8), dalam perspektif psikologi, ada perbedaan antara menyukai sebuah sistem dan memanfaatkan sebuah sistem. Seseorang tidak harus menikmati proses menggunakan dating apps untuk mendapatkan manfaat dari keberadaan di dalamnya.
Memiliki profil di dating apps juga tidak berarti seseorang sedang "putus asa mencari pasangan". Profil tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk memperluas kemungkinan bertemu orang baru, memahami diri sendiri, dan membuka pintu yang mungkin tidak akan terbuka dalam kehidupan sehari-hari.
Tentu, dating apps bukan solusi ajaib untuk kesepian atau jaminan mendapatkan pasangan. Tetapi jika digunakan dengan batasan dan ekspektasi yang sehat, ada beberapa alasan psikologis mengapa seseorang tetap layak mempertimbangkan untuk memiliki profil di sana.
Berikut tujuh di antaranya.
1. Karena kesempatan bertemu seseorang tidak hanya ditentukan oleh keberuntungan
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sebenarnya bertemu banyak orang. Tetapi jumlah orang yang benar-benar berpotensi menjadi pasangan jauh lebih sedikit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
