
seseorang yang lebih banyak memberi kepada pasangan./Magnific/fripiknastya
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, memberi dan menerima adalah dua hal yang seharusnya berjalan beriringan.
Anda mungkin tidak pernah menghitung siapa yang lebih sering membayar makan malam, siapa yang lebih dulu mengirim pesan, atau siapa yang lebih sering mengalah ketika terjadi konflik. Sebab, hubungan yang sehat memang bukan transaksi yang harus dihitung setiap hari.
Namun, ada perbedaan antara sesekali memberi lebih banyak dan terus-menerus menjadi pihak yang memberi sementara pasangan terbiasa menerima.
Pada awalnya, ketimpangan seperti ini mungkin tidak terasa. Anda mungkin berpikir, “Tidak apa-apa, saya memang lebih perhatian.” Atau, “Dia sedang banyak masalah, jadi saya harus lebih memahami.” Anda terus membantu, terus mengerti, terus memulai percakapan, terus memaafkan, dan terus berusaha mempertahankan hubungan.
Masalahnya, jika pola tersebut berlangsung terlalu lama, Anda bisa mulai merasa lelah secara emosional.
Psikologi hubungan menunjukkan bahwa kualitas hubungan bukan hanya ditentukan oleh seberapa besar rasa cinta, tetapi juga oleh adanya timbal balik, respons terhadap kebutuhan pasangan, komunikasi, penghargaan, dan usaha dari kedua belah pihak.
Hubungan yang sehat tidak selalu berarti 50:50 setiap saat. Ada masa ketika salah satu pasangan membutuhkan lebih banyak dukungan. Tetapi dalam jangka panjang, keduanya seharusnya merasa bahwa mereka sama-sama berkontribusi.
Lalu, bagaimana mengetahui apakah Anda sebenarnya lebih banyak memberi daripada menerima?
Dilansir dari Psychology Today pada Sabtu (15/8), terdapat tujuh tanda yang patut diperhatikan.
1. Anda Hampir Selalu Menjadi Orang yang Memulai Segalanya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
