Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 23.02 WIB

Ingin Membangun Circle yang Saling Mendukung di Perguruan Tinggi? Lakukan 7 Cara Ini untuk Memilah

seseorang yang membangun circle yang saling mendukung./Magnific/artursafronovvvv - Image

seseorang yang membangun circle yang saling mendukung./Magnific/artursafronovvvv

JawaPos.com - Memasuki perguruan tinggi sering kali membuat seseorang ingin segera memiliki banyak teman. Lingkungan baru, tugas kuliah, organisasi, kegiatan kampus, hingga kehidupan sosial membuat kita merasa bahwa memiliki circle yang luas adalah sesuatu yang penting.

Namun, semakin bertambahnya usia, kita biasanya mulai menyadari satu hal: memiliki banyak teman tidak selalu berarti memiliki lingkungan pertemanan yang sehat.

Ada orang yang hadir ketika kita sedang bersenang-senang, tetapi menghilang ketika kita membutuhkan bantuan. Ada pula teman yang terlihat dekat, tetapi diam-diam membuat kita merasa rendah diri, tidak aman, atau terus-menerus membandingkan diri.

Sebaliknya, circle yang sehat tidak harus terdiri dari banyak orang. Kadang-kadang, hanya dengan memiliki dua atau tiga teman yang benar-benar bisa dipercaya, kehidupan di perguruan tinggi terasa jauh lebih ringan.

Dalam perspektif psikologi, kualitas hubungan sosial dapat berperan penting terhadap kesejahteraan psikologis. Lingkungan pertemanan yang suportif dapat memberikan rasa diterima, kesempatan untuk berbagi pengalaman, serta dukungan ketika seseorang menghadapi tekanan.

Karena itu, memilih teman bukan berarti menjadi seseorang yang pilih-pilih secara berlebihan. Memilah circle adalah bentuk menjaga kualitas hubungan dan batasan diri.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah seseorang layak menjadi bagian dari circle yang saling mendukung?

Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (18/8), terdapat tujuh cara yang bisa Anda gunakan.

1. Perhatikan bagaimana mereka memperlakukan orang yang tidak bisa memberi keuntungan

Salah satu cara paling sederhana untuk mengenali karakter seseorang adalah dengan memperhatikan bagaimana ia memperlakukan orang lain ketika tidak ada keuntungan yang bisa diperoleh.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore