Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 19.55 WIB

6 Pelajaran Tak Terduga yang Bisa Diajarkan Kucing kepada Kita Menurut Psikologi, Apa Sajakah?

kucing yang sedang memperhatikan keadaan sekitar dengan seksama./Magnific/user10841670 - Image

kucing yang sedang memperhatikan keadaan sekitar dengan seksama./Magnific/user10841670

JawaPos.com - Kucing sering dianggap sebagai hewan yang mandiri, cuek, sulit ditebak, bahkan terkadang terlihat seperti tidak terlalu membutuhkan manusia. Mereka bisa tidur berjam-jam, tiba-tiba meminta perhatian, kemudian pergi begitu saja ketika kita mencoba mengelusnya. Bagi sebagian orang, perilaku tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri.

Namun, jika diperhatikan lebih dalam, kehidupan kucing sebenarnya menyimpan banyak pelajaran psikologis yang menarik. Cara mereka beristirahat, menetapkan batasan, mengeksplorasi lingkungan, merespons ancaman, hingga menikmati hal-hal sederhana dapat menjadi cermin bagi manusia.

Tentu saja, kucing tidak sedang "mengajari" kita secara sadar. Pelajaran tersebut muncul ketika kita menggunakan perilaku alami mereka sebagai bahan refleksi terhadap kehidupan manusia.

Menariknya, beberapa perilaku kucing yang selama ini mungkin dianggap aneh justru berkaitan dengan prinsip-prinsip penting dalam psikologi, seperti regulasi stres, kebutuhan akan otonomi, pembentukan kebiasaan, rasa ingin tahu, dan kemampuan beradaptasi.

Dilansir dari Psychology Today pada Jumat (14/8), terdapat enam pelajaran tak terduga yang bisa kita pelajari dari kucing.

1. Tidak Selalu Tersedia untuk Orang Lain Bukan Berarti Kita Tidak Peduli

Salah satu sifat kucing yang paling mudah diamati adalah kecenderungan mereka untuk menentukan sendiri kapan ingin berinteraksi.

Ketika kucing ingin bermain, ia bisa datang mendekati manusia. Ketika ingin dibelai, ia mungkin menggesekkan tubuhnya ke kaki pemilik. Tetapi ketika sudah merasa cukup, ia bisa pergi begitu saja.

Bagi manusia, perilaku seperti ini terkadang dianggap "cuek". Namun dari sudut pandang psikologis, kemampuan menentukan kapan ingin berinteraksi berkaitan dengan otonomi, yaitu perasaan bahwa seseorang memiliki kendali atas dirinya sendiri dan pilihan-pilihannya.

Manusia juga membutuhkan ruang pribadi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore