Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2026 | 23.22 WIB

Kenapa Mantan Terus Terlintas di Pikiran? Ini 7 Alasannya Menurut Psikologi

ilustrasi orang yang sulit move on. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Mengakhiri sebuah hubungan asmara sering kali meninggalkan luka emosional yang tidak mudah pulih. Tak sedikit orang yang masih kerap mengingat mantan pasangan, baik melalui kenangan lama, keinginan untuk melihat media sosialnya, hingga mimpi yang melibatkannya.

Kondisi tersebut sebenarnya merupakan hal yang cukup umum terjadi. Alih-alih menyalahkan diri sendiri karena belum bisa sepenuhnya move on, penting untuk memahami bahwa ada sejumlah faktor psikologis yang berperan di balik munculnya pikiran tersebut.

Dilansir dari English Jagran, berikut tujuh alasan psikologis yang dapat membuat seseorang terus memikirkan mantan meski hubungan telah berakhir.

1. Otak Masih Beradaptasi dengan Kehilangan

Otak manusia cenderung mempertahankan ikatan dengan orang-orang yang pernah memberikan rasa aman dan nyaman. Ketika hubungan berakhir, otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Karena itu, kenangan tentang mantan masih sering muncul. Dalam banyak kasus, yang dirindukan bukan sosoknya, melainkan rasa nyaman yang pernah hadir.

2. Sedang Berduka atas Hubungan yang Berakhir

Perpisahan bukan hanya kehilangan pasangan, tetapi juga rutinitas, kebiasaan, serta momen-momen yang pernah dijalani bersama. Kerinduan yang muncul terkadang lebih berkaitan dengan hilangnya kebersamaan daripada keinginan untuk kembali menjalin hubungan.

3. Perubahan Kimia Otak Setelah Putus Cinta

Saat jatuh cinta, tubuh menghasilkan hormon seperti dopamin, serotonin, dan oksitosin yang memunculkan rasa bahagia, nyaman, dan dekat dengan pasangan. Setelah hubungan berakhir, otak masih mengingat sensasi tersebut sehingga memikirkan mantan bisa memicu kembali kenangan emosional yang pernah dirasakan.

4. Masih Ada Perasaan yang Belum Terselesaikan

Hubungan yang berakhir tanpa penjelasan atau penyelesaian yang jelas sering kali meninggalkan tanda tanya. Rasa bersalah, kecewa, marah, atau penyesalan yang belum terselesaikan dapat membuat pikiran terus kembali kepada mantan karena otak berusaha mencari jawaban.

5. Identitas Terlalu Bergantung pada Hubungan

Sebagian orang tanpa sadar menjadikan hubungan sebagai bagian besar dari identitas dirinya. Ketika hubungan berakhir, muncul perasaan kehilangan arah dan kebingungan. Kondisi ini menjadi pengingat untuk kembali membangun jati diri secara mandiri tanpa bergantung pada pasangan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore