Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 03.45 WIB

Jangan Abaikan! Ini 7 Tanda Anda Sedang Kehilangan Kepercayaan Diri

Ilustrasi meremehkan diri sendiri (freepik) - Image

Ilustrasi meremehkan diri sendiri (freepik)

JawaPos.com – Hambatan terbesar dalam menjalani kehidupan sering kali bukan berasal dari keadaan di sekitar, melainkan dari cara seseorang memandang dirinya sendiri. Keraguan, rasa tidak percaya diri, dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain dapat perlahan membatasi potensi yang sebenarnya dimiliki.

Pikiran seperti merasa tidak cukup baik, tidak mampu, atau selalu tertinggal kerap muncul tanpa disadari. Jika dibiarkan terus berkembang, pola pikir tersebut dapat memengaruhi kepercayaan diri, cara mengambil keputusan, hingga keberanian dalam meraih kesempatan.

Tidak sedikit orang tumbuh dengan keyakinan yang membuat mereka enggan menunjukkan kemampuan terbaik. Keinginan untuk menghindari kegagalan atau takut dinilai orang lain sering kali membuat seseorang memilih bertahan di zona nyaman, meski memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.

Baik psikologi maupun filsafat Stoik menekankan pentingnya mengenali dialog batin serta mengelola pikiran dengan lebih bijaksana. Dengan memahami pola pikir yang keliru, seseorang dapat mulai membangun hubungan yang lebih sehat dengan dirinya sendiri dan mengembangkan rasa percaya diri secara bertahap.

Dirangkum dari kanal YouTube Kekuatan Stoik, berikut tujuh tanda yang menunjukkan bahwa Anda mungkin sedang meremehkan diri sendiri tanpa disadari, beserta langkah-langkah mental yang dapat membantu mengatasinya.

1. Sering Meminta Maaf Meski Tidak Bersalah

Jika Anda sering meminta maaf bahkan dalam situasi yang sebenarnya tidak salah, itu bisa menjadi sinyal luka batin tersembunyi. 

Permintaan maaf seperti ini sering kali bukan bentuk kesopanan, melainkan mekanisme pertahanan dari trauma lama takut ditolak, takut disalahkan, takut dianggap egois. 

Ini bukan tentang empati, tapi tentang ketakutan yang belum selesai Anda hadapi.

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai fawning response, yaitu kebutuhan bawah sadar untuk menyenangkan orang lain agar merasa aman. 

Otak Anda telah belajar dari pengalaman masa lalu bahwa menyerah dan menyesuaikan diri lebih aman daripada menghadapi konflik. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore