
Ilustrasi seseorang yang memperkenalkan diri dengan jabat tangan (Magnific/Tete_escape)
JawaPos.com - Saat pertama kali bertemu seseorang, kita sering kali sudah memberikan penilaian hanya dalam hitungan detik, bahkan sebelum ada kata yang diucapkan. Cara berjabat tangan dan melakukan kontak mata bukan sekadar tata krama, melainkan tanda psikologis yang kuat. Dalam ilmu psikologi sosial, momen ini disebut sebagai first impression window atau jendela kesan pertama. Pada waktu yang singkat inilah otak kita langsung menilai karakter, niat, dan kepribadian orang tersebut.
Jabat tangan yang pas tidak terlalu lemah namun juga tidak terlalu keras, serta kontak mata yang wajar biasanya menunjukkan bahwa seseorang memiliki kualitas diri yang baik. Oleh karena itu, bahasa tubuh seperti ini sering terlihat pada orang-orang yang dapat dipercaya, dihormati, dan mudah menjalin hubungan baik dengan orang lain.
Dilansir dari Geediting, berbagai penelitian di bidang psikologi perilaku menunjukkan bahwa ada sembilan kualitas diri yang biasanya terlihat dari cara perkenalan seperti ini.
1. Kepercayaan Diri yang Sehat
Jabat tangan yang mantap menandakan seseorang nyaman dengan dirinya sendiri. Ia tidak berusaha mendominasi, tetapi juga tidak menunjukkan keraguan. Kontak mata yang stabil memperkuat kesan bahwa ia hadir sepenuhnya dalam interaksi tersebut. Psikologi menyebut ini sebagai secure confidence atau kepercayaan diri yang tidak agresif, namun solid dari dalam.
2. Kesadaran Sosial yang Baik
Orang yang mampu menyesuaikan tekanan jabat tangan dan durasi kontak mata biasanya memiliki empati sosial. Ia membaca situasi, memahami norma, dan peka terhadap kenyamanan orang lain. Ini menunjukkan kecerdasan sosial, yaitu kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain tanpa membuat suasana menjadi canggung atau terintimidasi.
3. Kejujuran dan Keterbukaan
Kontak mata sering dikaitkan dengan transparansi. Dalam psikologi komunikasi, menghindari tatapan mata kerap diasosiasikan meski tidak selalu dengan ketidaknyamanan atau keinginan menyembunyikan sesuatu. Sebaliknya, tatapan yang natural saat berjabat tangan memberi sinyal bahwa seseorang tidak memiliki niat tersembunyi dan terbuka dalam berinteraksi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
