
seseorang yang berdamai dengan dirinya sendiri./Magnific/karlyukav
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang berharap hidup akan terasa lebih tenang, lebih bijaksana, dan lebih bermakna.
Namun, kenyataannya, bertambah tua tidak selalu berarti bertambah damai. Ada orang yang memasuki usia 40, 50, atau bahkan 60 tahun tetapi masih dibayangi rasa cemas, penyesalan, kemarahan, dan kebiasaan yang menguras energi mental.
Menurut psikologi, kedamaian batin bukanlah sesuatu yang datang begitu saja seiring waktu. Kedamaian adalah hasil dari keputusan-keputusan kecil yang kita ambil setiap hari, termasuk keberanian untuk melepaskan perilaku yang sudah tidak lagi bermanfaat.
Sering kali, bukan keadaan hidup yang membuat kita sulit merasa bahagia, melainkan pola pikir dan kebiasaan yang terus kita pertahankan. Semakin cepat kita mengenali dan meninggalkannya, semakin besar peluang untuk menjalani hidup dengan hati yang lebih ringan.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (8/7), jika Anda ingin lebih berdamai dengan diri sendiri seiring bertambahnya usia, mungkin sudah saatnya mengucapkan selamat tinggal pada delapan perilaku berikut.
1. Terlalu Keras Mengkritik Diri Sendiri
Banyak orang menjadi musuh terbesar bagi dirinya sendiri. Kesalahan kecil dianggap sebagai bukti kegagalan, sementara keberhasilan sering kali dianggap belum cukup.
Psikologi menyebut kondisi ini sebagai self-criticism yang berlebihan. Penelitian menunjukkan bahwa kritik diri yang terus-menerus berkaitan dengan meningkatnya stres, kecemasan, bahkan depresi.
Bayangkan jika seorang teman melakukan kesalahan yang sama seperti Anda. Kemungkinan besar Anda akan memaafkannya dan memberinya semangat. Namun mengapa kita sering tidak memberikan perlakuan yang sama kepada diri sendiri?
Belajar berdamai berarti menerima bahwa menjadi manusia berarti pernah gagal, pernah salah, dan pernah mengambil keputusan yang kurang tepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022