Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 18.41 WIB

Tumbuh dalam Kemiskinan? Anda Mungkin Mempelajari 7 Pelajaran Hidup yang Jarang Diajarkan Saat Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh dalam kemiskinan./Magnific/freepik - Image

seseorang yang tumbuh dalam kemiskinan./Magnific/freepik

JawaPos.com - Tidak semua pelajaran hidup dipelajari di ruang kelas. Sebagian justru lahir dari pengalaman yang penuh keterbatasan. Salah satunya adalah pengalaman tumbuh dalam kemiskinan.

Bagi banyak orang, masa kecil yang dipenuhi keterbatasan bukanlah kenangan yang ingin diulang. Namun, dari sudut pandang psikologi, menghadapi kesulitan sejak dini juga dapat membentuk karakter, cara berpikir, dan kemampuan bertahan yang unik. Bukan berarti kemiskinan adalah sesuatu yang ideal atau harus dirayakan.

Sebaliknya, kemiskinan sering kali membawa dampak negatif terhadap kesehatan mental, pendidikan, dan kesempatan hidup. Akan tetapi, manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk beradaptasi.

Psikologi menyebut kemampuan ini sebagai resiliensi, yaitu kapasitas seseorang untuk bangkit dan berkembang meskipun menghadapi kondisi yang sulit.

Orang yang tumbuh dalam lingkungan serba terbatas sering kali mengembangkan keterampilan hidup tertentu yang justru semakin langka di era modern yang serba instan.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (7/7), terdapat tujuh pelajaran hidup yang mungkin Anda pelajari jika pernah tumbuh dalam kemiskinan.

1. Menghargai Hal-Hal Kecil

Orang yang tumbuh dalam keluarga berkecukupan mungkin menganggap makanan favorit, pakaian baru, atau liburan sebagai sesuatu yang biasa. Namun, bagi mereka yang dibesarkan dalam kemiskinan, setiap pencapaian kecil terasa sangat berarti.

Psikologi menunjukkan bahwa rasa syukur berhubungan erat dengan kesejahteraan psikologis. Ketika seseorang terbiasa menghargai apa yang dimiliki, ia cenderung memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibanding mereka yang selalu fokus pada kekurangan.

Masa kecil yang penuh keterbatasan sering mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari hal-hal besar. Sebuah makanan hangat setelah hari yang melelahkan, listrik yang tetap menyala, atau kesempatan bersekolah bisa menjadi sumber kebahagiaan yang tulus.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore