
Hal yang dilamunkan orang saat kelelahan mental dan fisik menurut psikologi / foto : Magnific/ freepik
JawaPos.com – Kelelahan mental yang menumpuk membuat seseorang mulai melamun tentang kehidupan yang jauh berbeda dari yang sedang dijalani.
Psikologi menjelaskan bahwa melamun adalah mekanisme koping yang menandakan bahwa stres sudah mencapai titik yang berbahaya.
Ketika beban hidup terasa terlalu berat, pikiran secara alami mencari pelarian melalui skenario-skenario ideal yang jauh dari realita.
Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (8/6), berikut enam hal yang paling sering dilamunkan oleh seseorang ketika kondisi mental dan fisik mereka sudah benar-benar terkuras.
1. Hidup jauh dari peradaban
Orang yang kelelahan dan terbebani tanggung jawab sering membayangkan meninggalkan segalanya dan hidup sendiri di tempat terpencil.
Ketika semua orang bergantung pada satu orang, keinginan untuk tidak diminta apapun oleh siapapun menjadi sangat kuat.
Lamun tentang hidup terpencil bukan soal romantisasi alam, melainkan cerminan bahwa realita yang dihadapi sudah terlalu menekan.
Tidak ada waktu untuk diri sendiri adalah pemicu utama munculnya fantasi tentang kehidupan yang bebas dari tuntutan.
Semakin banyak beban yang ditanggung tanpa jeda, semakin sering pikiran melarikan diri ke skenario yang paling ekstrem.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022