Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juni 2026 | 04.47 WIB

Menurut Psikologi, Orang yang Melambaikan Tangan sebagai Ucapan Terima Kasih Biasanya Memiliki 9 Karakteristik Ini

seseorang yang melambaikan tangan sebagai ucapan terima kasih./Freepik/freepik - Image

seseorang yang melambaikan tangan sebagai ucapan terima kasih./Freepik/freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda memperhatikan seseorang yang melambaikan tangan sambil tersenyum ketika mengucapkan terima kasih? Gestur sederhana ini sering terlihat sepele, namun dalam psikologi, bahasa tubuh kecil seperti ini justru menyimpan makna yang cukup dalam.

Melambaikan tangan sebagai bentuk terima kasih bukan hanya kebiasaan sopan, tetapi juga cerminan dari kepribadian dan cara seseorang memandang dunia di sekitarnya.

Psikologi sosial dan psikologi kepribadian menjelaskan bahwa perilaku nonverbal—termasuk gerakan tangan—adalah ekspresi alami dari emosi, nilai, dan sikap batin seseorang. Orang yang secara spontan melambaikan tangan saat berterima kasih umumnya menunjukkan karakteristik tertentu yang relatif konsisten.

Dilansir dari Geediting, terdapat 9 karakteristik yang biasanya dimiliki oleh orang yang melambaikan tangan sebagai ucapan terima kasih menurut sudut pandang psikologi.

1. Memiliki Empati yang Tinggi

Orang yang melambaikan tangan saat berterima kasih cenderung peka terhadap perasaan orang lain. Mereka tidak hanya menyadari bantuan yang diterima, tetapi juga ingin memastikan bahwa orang yang membantu merasa dihargai.

Dalam psikologi, empati adalah kemampuan memahami dan merasakan emosi orang lain. Gestur melambaikan tangan menjadi simbol nonverbal bahwa “saya melihatmu dan menghargai usahamu.”

2. Terbiasa Mengekspresikan Emosi Secara Terbuka

Gestur ini menunjukkan bahwa seseorang nyaman mengekspresikan perasaan positif secara terbuka. Mereka tidak menahan rasa syukur atau gengsi untuk menunjukkan apresiasi.

Orang dengan karakter ini umumnya lebih sehat secara emosional karena tidak memendam emosi, terutama emosi positif seperti terima kasih dan rasa senang.

3. Memiliki Kepribadian Ramah

Melambaikan tangan hampir selalu dikaitkan dengan keramahan. Secara psikologis, orang yang ramah cenderung menggunakan bahasa tubuh yang terbuka, santai, dan mudah diterima orang lain.

Mereka biasanya mudah membangun hubungan sosial dan tidak membuat orang lain merasa canggung atau diabaikan.

4. Rendah Hati dan Tidak Merasa Lebih Tinggi

Gestur terima kasih dengan lambaian tangan menandakan bahwa seseorang tidak merasa dirinya lebih penting dari orang lain. Ia menyadari bahwa bantuan, sekecil apa pun, tetap layak dihargai.

Dalam psikologi kepribadian, sikap rendah hati ini berkaitan dengan tingkat ego yang sehat dan kemampuan menghargai peran orang lain.

5. Memiliki Kesadaran Sosial yang Baik

Orang dengan kesadaran sosial tinggi memahami norma, situasi, dan konteks sosial. Mereka tahu bahwa mengucapkan terima kasih bukan hanya soal kata-kata, tetapi juga soal sikap.

Melambaikan tangan adalah bentuk penyesuaian sosial yang menunjukkan bahwa seseorang peduli terhadap etika dan hubungan antarmanusia.

6. Cenderung Berpikiran Positif

Psikologi positif menjelaskan bahwa orang yang sering mengekspresikan rasa syukur umumnya memiliki pola pikir yang lebih optimis. Mereka lebih fokus pada hal-hal baik yang diterima daripada kekurangan atau kesalahan orang lain.

Gestur melambaikan tangan sebagai terima kasih adalah ekspresi spontan dari pikiran yang dipenuhi rasa apresiasi.

7. Percaya Diri Tanpa Bersikap Sombong

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore