
Ilustrasi seseorang yang selalu mengaktifkan mode senyap (Magnific/Pressfoto)
JawaPos.com - Di era digital saat ini, ponsel telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Notifikasi pesan, panggilan telepon, email, hingga berbagai aplikasi media sosial terus berlomba-lomba menarik perhatian kita. Namun, tidak semua orang nyaman dengan bunyi notifikasi yang terus-menerus terdengar. Sebagian orang lebih memilih untuk mengaktifkan mode senyap hampir sepanjang waktu.
Sekilas, kebiasaan ini mungkin terlihat sepele. Akan tetapi, para psikolog menilai bahwa pilihan seseorang dalam mengelola notifikasi ponselnya dapat mencerminkan beberapa karakteristik kepribadian tertentu. Tentu saja, ini bukan aturan mutlak, melainkan kecenderungan yang ditemukan dalam berbagai studi mengenai perilaku manusia dan penggunaan teknologi.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (20/6), terdapat lima karakteristik yang sering dimiliki oleh orang-orang yang selalu mengaktifkan mode senyap di ponsel mereka.
Baca Juga: Seni Menyendiri: 9 Keterampilan yang Hanya Dikuasai oleh Para Introvert Sejati Menurut Psikologi
1. Menghargai Ketenangan dan Ruang Pribadi
Orang yang terbiasa menggunakan mode senyap umumnya sangat menghargai ketenangan. Mereka tidak ingin setiap bunyi notifikasi mengganggu konsentrasi atau momen-momen pribadi yang sedang mereka nikmati.
Menurut psikologi, individu seperti ini cenderung memiliki kebutuhan yang lebih tinggi terhadap ruang pribadi. Mereka merasa lebih nyaman ketika dapat mengendalikan kapan harus merespons pesan atau panggilan, daripada terus-menerus bereaksi terhadap setiap suara yang muncul dari ponsel.
Ketenangan bagi mereka bukan sekadar kenyamanan, melainkan cara untuk menjaga keseimbangan emosional dan mental.
2. Memiliki Tingkat Fokus yang Tinggi
Suara notifikasi yang muncul setiap beberapa menit dapat memecah konsentrasi dan mengurangi produktivitas. Karena itu, orang yang membiasakan ponselnya berada dalam mode senyap biasanya memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya fokus.
Mereka cenderung lebih suka menyelesaikan pekerjaan atau aktivitas tanpa gangguan. Dalam dunia psikologi, kemampuan untuk mengendalikan distraksi merupakan salah satu tanda dari pengaturan diri (self-regulation) yang baik.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
