Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 04.18 WIB

Anda Dibesarkan oleh Orang Tua yang Luar Biasa Jika Anda Mendengar 10 Frasa Ini Saat Tumbuh Dewasa Menurut Psikologi

seseorang yang dibesarkan oleh orang tua yang luar biasa / foto: Magnific/jcomp - Image

seseorang yang dibesarkan oleh orang tua yang luar biasa / foto: Magnific/jcomp

JawaPos.com - Tidak semua orang tua sempurna. Mereka bisa lelah, melakukan kesalahan, atau tidak selalu memiliki jawaban yang tepat. Namun, ada satu hal yang sering membedakan orang tua yang luar biasa dari yang lain: cara mereka berbicara kepada anak-anaknya.

Menurut psikologi, kata-kata yang berulang kali didengar seorang anak dapat membentuk rasa percaya diri, kemampuan mengelola emosi, serta cara mereka memandang hubungan dengan orang lain. Kalimat-kalimat sederhana yang diucapkan dengan tulus sering kali meninggalkan pengaruh yang bertahan seumur hidup.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (24/6), jika Anda tumbuh dengan mendengar beberapa frasa berikut, kemungkinan besar Anda dibesarkan oleh orang tua yang memberikan fondasi emosional yang sehat.

1. “Aku bangga padamu, apa pun hasilnya”

Banyak anak tumbuh dengan keyakinan bahwa cinta dan penghargaan harus diperoleh melalui prestasi. Namun, orang tua yang luar biasa memahami bahwa nilai seorang anak tidak ditentukan oleh nilai rapor, trofi, atau pencapaian tertentu.

Ketika orang tua mengatakan, “Aku bangga padamu,” bahkan ketika hasilnya tidak sempurna, mereka mengajarkan bahwa usaha lebih penting daripada kesempurnaan.

Psikolog Carol Dweck, yang dikenal dengan konsep growth mindset, menjelaskan bahwa penghargaan terhadap proses dan usaha membantu anak menjadi lebih tangguh dan tidak takut gagal.

Anak-anak yang mendengar kalimat ini cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

2. “Tidak apa-apa membuat kesalahan”

Kesalahan sering dianggap sebagai sesuatu yang memalukan. Padahal, menurut psikologi, kesalahan merupakan bagian penting dari proses belajar.

Orang tua yang sehat secara emosional tidak memperlakukan kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Mereka membantu anak memahami bahwa kesalahan adalah kesempatan untuk berkembang.

Ketika seorang anak mendengar, “Tidak apa-apa membuat kesalahan,” mereka belajar bahwa harga diri mereka tidak hancur hanya karena satu kegagalan.

Akibatnya, mereka lebih berani mencoba hal baru dan tidak terlalu takut terhadap penilaian orang lain.

3. “Ceritakan padaku apa yang kamu rasakan”

Sebagian orang dibesarkan dengan kalimat seperti, “Jangan cengeng,” atau “Sudah, jangan menangis.”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore