Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 02.07 WIB

Orang yang Sering Menekan Tombol “Tutup Pintu” di Lift Biasanya Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang sering menekan tombol tutup di lift / foto: Magnific/zinkevych - Image

seseorang yang sering menekan tombol tutup di lift / foto: Magnific/zinkevych

JawaPos.com - Setiap orang memiliki kebiasaan kecil yang sering dilakukan tanpa banyak berpikir. Salah satunya adalah kebiasaan menekan tombol “tutup pintu” di lift sesaat setelah masuk. Bagi sebagian orang, tindakan ini hanya sekadar refleks. Namun, dalam psikologi, kebiasaan-kebiasaan sederhana sering kali dapat memberikan gambaran tentang kecenderungan kepribadian seseorang.

Tentu saja, satu kebiasaan tidak bisa digunakan untuk menghakimi atau menentukan karakter seseorang secara mutlak. Akan tetapi, sejumlah penelitian mengenai perilaku sehari-hari menunjukkan bahwa tindakan kecil dapat mencerminkan cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, dan berinteraksi dengan lingkungan.

Dilansir dari Expert Editor pada Senin (22/6), terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang yang terbiasa menekan tombol “tutup pintu” di lift.

1. Memiliki Orientasi yang Kuat terhadap Efisiensi

Orang yang langsung menekan tombol “tutup pintu” biasanya tidak suka membuang waktu. Mereka cenderung ingin segala sesuatu berjalan lebih cepat dan lebih efektif.

Dalam psikologi kepribadian, sifat ini berkaitan dengan tingkat conscientiousness yang tinggi, yaitu kecenderungan untuk terorganisir, disiplin, dan fokus pada tujuan. Mereka merasa bahwa setiap detik memiliki nilai, sehingga menunggu beberapa saat saja terkadang terasa tidak produktif.

Karena itu, mereka sering menjadi orang yang menyukai jadwal yang jelas dan tidak nyaman dengan keterlambatan.

2. Cenderung Tidak Sabar terhadap Penundaan

Menunggu pintu lift menutup secara otomatis mungkin hanya membutuhkan beberapa detik. Namun bagi sebagian orang, beberapa detik itu terasa terlalu lama.

Hal ini menunjukkan adanya toleransi yang lebih rendah terhadap penundaan. Mereka lebih suka segala sesuatu berlangsung sesuai kecepatan yang mereka inginkan.

Sifat ini tidak selalu negatif. Dalam banyak situasi, ketidaksabaran justru dapat mendorong seseorang menjadi lebih proaktif dan cepat bertindak. Namun, jika berlebihan, mereka bisa mudah frustrasi ketika menghadapi proses yang lambat.

3. Terbiasa Mengambil Inisiatif

Alih-alih hanya berdiri menunggu, mereka memilih melakukan sesuatu. Kebiasaan sederhana ini menunjukkan kecenderungan untuk mengambil kendali terhadap situasi.

Dalam kehidupan sehari-hari, orang seperti ini sering menjadi sosok yang lebih dulu menawarkan bantuan, mengusulkan ide, atau memulai suatu pekerjaan tanpa harus diminta.

Mereka memiliki pola pikir bahwa tindakan kecil lebih baik daripada sekadar menunggu keadaan berubah dengan sendirinya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore