
seseorang yang tidak memiliki panutan pria yang kuat Sumber foto: Freepik/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Dalam psikologi perkembangan, kehadiran figur panutan pria—seperti ayah, paman, kakek, atau mentor laki-laki—memegang peran penting dalam membentuk identitas, regulasi emosi, dan cara seorang anak laki-laki memandang dirinya sendiri.
Panutan pria bukan sekadar sosok yang memberi nafkah, tetapi figur yang menunjukkan bagaimana menghadapi konflik, mengekspresikan emosi secara sehat, dan memikul tanggung jawab.
Namun, tidak semua pria tumbuh dengan panutan seperti itu. Ada yang dibesarkan tanpa ayah, ada yang memiliki ayah secara fisik namun absen secara emosional, dan ada pula yang hidup dalam lingkungan di mana figur pria tidak hadir sebagai teladan yang aman. Menariknya, kekosongan ini sering tidak tampak secara kasat mata.
Banyak pria tetap terlihat “baik-baik saja”, mandiri, bahkan sukses. Tetapi secara psikologis, ada kebiasaan-kebiasaan halus yang kerap muncul sebagai hasil adaptasi sejak kecil.
Dilansir dari Geediting, terdapat sembilan kebiasaan diam-diam pria yang tidak memiliki panutan pria yang kuat saat tumbuh dewasa, menurut sudut pandang psikologi.
1. Terlalu Mandiri Hingga Sulit Meminta Bantuan
Salah satu kebiasaan paling umum adalah kecenderungan untuk melakukan segalanya sendiri. Pria seperti ini sering bangga dengan kemandiriannya, tetapi di balik itu ada keyakinan bawah sadar bahwa bergantung pada orang lain tidak aman.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan avoidant coping. Sejak kecil, ia belajar bahwa tidak ada figur pria yang bisa diandalkan saat ia membutuhkan dukungan. Akibatnya, meminta bantuan terasa seperti kelemahan, bukan sebagai bentuk kerja sama yang sehat.
2. Bingung Mendefinisikan “Pria Sejati”
Tanpa panutan yang jelas, konsep tentang maskulinitas sering terbentuk secara terfragmentasi—dari media, lingkungan, atau pengalaman pribadi. Akibatnya, pria ini bisa merasa ragu: apakah pria harus selalu kuat? Bolehkah menangis? Haruskah selalu dominan?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022