Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 21.23 WIB

Menolerir 8 Perilaku Ini dari Orang Lain? Anda Sedang Memberi Tahu Dunia Bahwa Anda Tidak Menghargai Diri Sendiri Menurut Psikologi

seseorang yang kurang menghargai diri sendiri./Magnific/garetsvisual - Image

seseorang yang kurang menghargai diri sendiri./Magnific/garetsvisual

JawaPos.com - Setiap orang ingin dihargai, diperlakukan dengan baik, dan memiliki hubungan yang sehat dengan orang-orang di sekitarnya.

Namun, sering kali tanpa disadari, kita membiarkan orang lain memperlakukan kita dengan cara yang merugikan. Bukan karena kita lemah atau tidak pantas mendapatkan perlakuan yang lebih baik, tetapi karena kita terbiasa mengutamakan orang lain, takut mengecewakan, atau merasa tidak enak untuk menetapkan batasan.

Dalam psikologi, cara kita memperlakukan diri sendiri sering kali mengirimkan sinyal kepada orang lain tentang bagaimana mereka boleh memperlakukan kita. Ketika kita terus-menerus mentolerir perilaku yang merendahkan, tidak menghormati, atau menyakiti kita, tanpa sadar kita sedang menyampaikan pesan bahwa kebutuhan, perasaan, dan harga diri kita tidak terlalu penting.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (13/6), terdapat delapan perilaku yang, menurut berbagai prinsip psikologi dan hubungan interpersonal, sebaiknya tidak terus-menerus Anda tolerir jika ingin membangun rasa hormat terhadap diri sendiri.

1. Membiarkan Orang Lain Terus-Menerus Tidak Menghargai Waktu Anda

Waktu adalah salah satu sumber daya paling berharga yang dimiliki manusia. Ketika seseorang secara konsisten terlambat, membatalkan janji pada menit terakhir, atau menganggap waktu Anda tidak penting, hal tersebut menunjukkan kurangnya penghormatan.

Psikologi sosial menjelaskan bahwa orang cenderung memperlakukan orang lain sesuai dengan batasan yang diperlihatkan. Jika Anda selalu memaklumi tanpa pernah mengomunikasikan keberatan, mereka dapat menganggap bahwa perilaku tersebut dapat diterima.

Menghargai diri sendiri berarti menyadari bahwa waktu Anda sama berharganya dengan waktu orang lain. Menetapkan batasan bukanlah tindakan egois, melainkan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri.

2. Selalu Menjadi Pihak yang Meminta Maaf, Bahkan Saat Bukan Kesalahan Anda

Sebagian orang terbiasa meminta maaf atas segala hal. Mereka meminta maaf karena mengungkapkan pendapat, meminta bantuan, atau bahkan ketika orang lain yang bersikap tidak adil kepada mereka.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore