Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 19.20 WIB

Kerap Menemukan Kedamaian saat Membersihkan Rumah? Psikologi Mengatakan Hal Itu Memenuhi 7 Kebutuhan Emosional Ini

ilustrasi orang yang membersihkan rumah. (freepik) - Image

ilustrasi orang yang membersihkan rumah. (freepik)

JawaPos.com - Di balik kegiatan membersihkan rumah yang terlihat sederhana — menyapu, mengepel, merapikan meja, menata lemari — ternyata ada alasan psikologis yang jauh lebih dalam. 

Banyak orang berkata mereka “lebih tenang setelah beres-beres,” tetapi sedikit yang benar-benar memahami mengapa sensasi damai itu muncul.

Menurut sejumlah temuan psikologi, aktivitas membersihkan bisa menjadi mekanisme alami tubuh dan pikiran untuk menyalurkan emosi, memulihkan kendali, hingga memberikan rasa aman.

Dengan kata lain, setiap gesekan lap kain dan setiap benda yang kembali ke tempatnya bukan hanya urusan estetika, tetapi juga proses penyembuhan kecil yang memenuhi kebutuhan emosional tertentu.

Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh kebutuhan emosional yang tanpa sadar terpenuhi ketika Anda menemukan kedamaian dalam aktivitas membersihkan.

1. Kebutuhan Akan Kendali: Saat Hidup Berantakan, Ruangan yang Rapi Mengembalikan Rasa Kuasa

Ketika hidup sedang penuh tekanan atau terasa di luar kendali, merapikan ruang menjadi cara instan mengembalikan rasa kemampuan diri. 

Psikologi menyebutnya locus of control—membereskan ruangan memberikan bukti nyata bahwa Anda masih bisa memengaruhi sesuatu.

Ketika meja rapi karena tangan Anda sendiri, pikiran terasa lebih tertata.

2. Kebutuhan Akan Ketenangan Sensorik: Lingkungan Bersih Menurunkan Beban Kognitif

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore