Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Mei 2026 | 21.29 WIB

Seni Memperlambat Tempo: 10 Cara Sederhana untuk Menemukan Kedamaian di Dunia yang Sibuk

seseorang yang menemukan kedamaian di dunia / foto: Magnific/lifeforstock - Image

seseorang yang menemukan kedamaian di dunia / foto: Magnific/lifeforstock

JawaPos.com - Di zaman ketika segala sesuatu bergerak cepat, memperlambat tempo sering terasa seperti kemewahan. Notifikasi datang tanpa henti, pekerjaan menumpuk, media sosial terus meminta perhatian, dan bahkan waktu istirahat sering dipenuhi rasa bersalah karena dianggap “tidak produktif”. Banyak orang hidup dalam mode terburu-buru tanpa benar-benar menyadari kelelahan yang mereka bawa setiap hari.

Padahal, hidup tidak selalu harus dikejar. Ada seni dalam berjalan lebih lambat, menikmati momen kecil, dan memberi ruang bagi pikiran untuk bernapas. Memperlambat tempo bukan berarti malas atau kehilangan ambisi. Sebaliknya, itu adalah cara untuk hidup dengan lebih sadar, lebih tenang, dan lebih utuh.

Kedamaian sering tidak ditemukan di tempat jauh atau dalam perubahan besar. Ia hadir dalam kebiasaan kecil yang dilakukan dengan penuh kesadaran.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (30/5), terdapat sepuluh cara sederhana untuk menemukan ketenangan di tengah dunia yang sibuk.

1. Mulailah Hari Tanpa Terburu-buru

Banyak orang memulai pagi dengan alarm yang ditunda berkali-kali, lalu langsung memeriksa ponsel. Akibatnya, pikiran sudah penuh bahkan sebelum hari benar-benar dimulai.

Cobalah bangun sedikit lebih awal dan berikan diri Anda waktu tenang selama 15–30 menit. Tidak perlu melakukan sesuatu yang rumit. Duduk sambil menikmati teh hangat, membuka jendela dan menghirup udara pagi, atau sekadar meregangkan tubuh sudah cukup membantu menciptakan awal hari yang lebih damai.

Pagi yang tenang memberi pesan pada tubuh dan pikiran bahwa hidup tidak selalu harus dikejar.

2. Kurangi Kebisingan Digital

Teknologi memang membantu kehidupan, tetapi terlalu banyak informasi dapat membuat pikiran lelah. Tanpa sadar, kita sering terus-menerus menerima berita, video pendek, pesan, dan notifikasi yang membuat otak tidak pernah benar-benar beristirahat.

Cobalah membuat batas kecil:

Matikan notifikasi yang tidak penting
Hindari membuka media sosial segera setelah bangun tidur
Tentukan waktu khusus untuk mengecek pesan
Luangkan satu jam tanpa layar setiap hari

Ketika kebisingan digital berkurang, Anda akan menyadari betapa tenangnya hidup tanpa gangguan terus-menerus.

3. Nikmati Aktivitas Sehari-hari dengan Penuh Kesadaran

Sering kali kita melakukan sesuatu sambil memikirkan hal lain. Makan sambil melihat ponsel, berjalan sambil membalas pesan, atau mendengarkan orang lain tanpa benar-benar hadir.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore