
Ilustrasi wanita mengalami Sleep Paralysis (Freepik)
JawaPos.com – Sleep paralysis atau kelumpuhan tidur, yang di Indonesia sering disebut tindihan, merupakan kondisi yang kerap memunculkan rasa takut bagi sebagian orang.
Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang terbangun atau hendak tertidur, tetapi tubuh tidak dapat bergerak maupun berbicara.
Para ahli menyebut kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan hanya dialami satu atau dua kali sepanjang hidup seseorang.
Berikut 4 fakta penting mengenai sleep paralysis yang perlu diketahui, seperti dilansir dari laman NHS pada Kamis (14/5).
1. Sleep Paralysis Membuat Seseorang Sadar, Tetapi Tubuh Tidak Dapat Bergerak
Sleep paralysis terjadi ketika seseorang terbangun atau mulai tertidur, tetapi tidak mampu menggerakkan tubuhnya. Dalam kondisi ini, seseorang biasanya tetap sadar terhadap lingkungan sekitar, meskipun tubuh terasa lumpuh sementara. Beberapa orang juga mengalami kesulitan berbicara atau bahkan membuka mata selama beberapa detik hingga menit.
Tidak sedikit penderita yang merasa seolah ada sosok lain di dalam kamar atau merasakan tekanan berat pada tubuh. Sensasi tersebut sering kali memicu rasa takut meskipun sebenarnya kondisi ini tidak membahayakan secara fisik.
2. Kelumpuhan Tidur Berkaitan dengan Gangguan Pola dan Kualitas Tidur
Secara medis, sleep paralysis terjadi ketika tubuh masih berada dalam fase tidur, sementara otak mulai terbangun. Kondisi ini membuat otot belum kembali aktif sehingga seseorang tidak dapat bergerak untuk sementara waktu. Sejumlah faktor diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko sleep paralysis, seperti insomnia, pola tidur tidak teratur, kerja shift, atau jet lag.
Gangguan kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, gangguan panik, hingga gangguan stres pascatrauma juga dapat menjadi pemicu. Selain itu, riwayat keluarga dengan kondisi serupa disebut dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022