
seseorang yang enggan keluar dari zona nyaman./Magnific/benzoix
JawaPos.com - Dalam psikologi modern, kemajuan hidup tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, kerja keras, atau keberuntungan. Ada faktor yang sering kali lebih menentukan tetapi jarang disadari: keterikatan psikologis.
Banyak orang tidak stagnan karena kurang kemampuan, melainkan karena masih “terikat” pada pola pikir, emosi, atau kebiasaan tertentu yang menghambat pertumbuhan mereka.
Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (10/5), terdapat delapan hal yang menurut perspektif psikologi sering membuat seseorang sulit benar-benar maju dalam hidup.
1. Masa Lalu yang Belum Selesai Diproses
Salah satu penghambat terbesar perkembangan diri adalah keterikatan emosional pada masa lalu—baik trauma, kegagalan, maupun penyesalan.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan rumination, yaitu kebiasaan memutar ulang kejadian lama tanpa menghasilkan solusi. Orang yang terus hidup di masa lalu cenderung sulit mengambil keputusan baru karena setiap langkah selalu dibayangi pengalaman lama.
Bukan berarti masa lalu harus dilupakan, tetapi ia perlu diproses. Tanpa itu, masa lalu berubah menjadi “jangkar mental” yang menahan seseorang tetap di tempat yang sama.
2. Takut Gagal Berlebihan
Ketakutan gagal adalah mekanisme alami otak untuk melindungi diri. Namun, ketika ketakutan ini menjadi dominan, ia berubah menjadi penghambat utama pertumbuhan.
Psikologi menyebut kondisi ini sebagai fear-based avoidance behavior—menghindari tindakan demi menghindari kemungkinan rasa sakit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022