
Kenali gaya avoidant dalam menjalin hubungan (Pexels/www.kaboompics.com)
Baca Juga:Benarkah Avoidant Attachment Bisa Makin Parah Seiring Usia, Ini Faktanya Menurut Psikologi
Dilansir dari simplyphysicology, inilah beberapa hal yang dilakukan oleh orang avoidant.
1. Menginginkan Pasangan yang Mandiri
Orang dengan kecenderungan avoidant biasanya tertarik pada pasangan yang tidak terlalu bergantung secara emosional.
Mereka menyukai sosok yang percaya diri, punya kehidupan sendiri, dan mampu mengatur emosi dengan baik.
Komunikasi yang jelas dan tidak berbelit juga menjadi nilai penting. Mereka cenderung menghindari drama atau ketidakpastian.
Intinya, mereka ingin hubungan yang tenang, stabil, dan saling menghargai batasan.
2. Cara Mereka Menunjukkan Perasaan
Berbeda dari kebanyakan orang, avoidant jarang mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Mereka lebih sering menunjukkan perhatian melalui tindakan.
Misalnya, membantu menyelesaikan masalah, meluangkan waktu bersama, atau melakukan hal kecil yang membuat pasangan nyaman.
Bahkan, memberi ruang dan tidak terlalu menuntut juga dianggap sebagai bentuk kasih sayang bagi mereka.
3. Hal yang Paling Mereka Takuti
Ketakutan terbesar individu avoidant adalah kehilangan kebebasan. Mereka tidak nyaman jika merasa terlalu ditekan untuk dekat, dipaksa membuka diri atau selalu harus bersama.
Selain itu, konflik emosional yang berlebihan, kritik tajam atau hubungan yang tidak stabil juga bisa membuat mereka memilih menjauh.
Mereka cenderung melindungi diri dari situasi yang dianggap melelahkan secara emosional.
4. Cara Menjalin Hubungan yang Sehat
Kunci menghadapi pasangan avoidant adalah keseimbangan. Berikan ruang, tetapi tetap hadir. Tunjukkan kepedulian tanpa memaksa.
Kesabaran sangat penting, karena mereka membutuhkan waktu untuk percaya. Ketika sudah merasa aman, individu avoidant biasanya akan mulai membuka diri secara perlahan.
5. Saat Avoidant Jatuh Cinta
Meski terlihat menjaga jarak, avoidant tetap bisa jatuh cinta. Saat itu terjadi, mereka akan mulai menunjukkan perubahan, seperti lebih sering menghubungi, mengajak bertemu atau berbagi cerita pribadi.
Meskipun tidak selalu terlihat dramatis, tindakan-tindakan kecil tersebut adalah tanda bahwa mereka benar-benar peduli.
Bagi individu avoidant, membuka diri adalah langkah besar dan itu hanya dilakukan kepada orang yang mereka percaya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
