Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Maret 2026 | 15.24 WIB

Orang yang Memutarbalikkan Kata-Kata Anda untuk Menjadikan Anda Sebagai “Penjahat” dalam Setiap Argumen Biasanya Memiliki 8 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang memutarbalikkan kata-kata anda / freepik - Image

seseorang yang memutarbalikkan kata-kata anda / freepik

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, konflik dan perbedaan pendapat adalah hal yang wajar. Namun, ada tipe individu tertentu yang memiliki kecenderungan memutarbalikkan kata-kata orang lain sehingga lawan bicaranya terlihat bersalah, bahkan ketika sebenarnya tidak. Fenomena ini sering membuat korban merasa bingung, frustrasi, dan mempertanyakan dirinya sendiri.

Dalam psikologi, perilaku ini sering dikaitkan dengan manipulasi emosional, terutama bentuk yang dikenal sebagai gaslighting. Orang yang melakukannya bukan sekadar ingin menang dalam argumen, tetapi juga berusaha mengontrol narasi dan persepsi orang lain.

Lalu, seperti apa ciri-ciri kepribadian orang yang sering melakukan hal ini? Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (20/3), terdapat delapan tanda yang umumnya ditemukan.

1. Memiliki Kebutuhan Tinggi untuk Selalu Benar

Orang dengan kecenderungan ini sulit menerima bahwa mereka bisa salah. Dalam setiap perdebatan, mereka akan berusaha memutar fakta, mengubah konteks, atau bahkan menyerang pribadi lawan bicara demi mempertahankan posisi mereka.

Bagi mereka, mengakui kesalahan terasa seperti kehilangan kendali atau harga diri. Akibatnya, mereka memilih untuk mengubah cerita daripada menghadapi kenyataan.

2. Cenderung Manipulatif Secara Emosional

Salah satu ciri paling menonjol adalah kemampuan mereka memainkan emosi orang lain. Mereka bisa membuat Anda merasa bersalah, berlebihan, atau bahkan “gila” hanya karena Anda menyampaikan perasaan atau pendapat.

Manipulasi ini sering dilakukan secara halus, sehingga sulit disadari pada awalnya. Lama-kelamaan, korban bisa kehilangan kepercayaan pada penilaiannya sendiri.

3. Kurang Empati terhadap Orang Lain

Individu seperti ini seringkali tidak benar-benar peduli dengan perasaan orang lain. Fokus utama mereka adalah memenangkan argumen atau mempertahankan citra diri.

Kurangnya empati membuat mereka tidak merasa bersalah saat memutarbalikkan fakta atau menyakiti orang lain secara emosional.

4. Sering Menggunakan Teknik “Gaslighting”

Mereka mungkin mengatakan hal-hal seperti:

“Kamu terlalu sensitif.”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore