
seseorang yang mulai tidak lelah setelah menerima telepon dari keluarga / freepik
JawaPos.com - Panggilan telepon dengan keluarga seharusnya menjadi momen hangat—tempat kita merasa didukung, dipahami, dan terhubung. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang justru merasa kelelahan emosional setelah berbicara dengan keluarga. Bahkan, ada yang sampai menghindari telepon karena tahu percakapan itu akan menguras energi.
Jika Anda pernah menutup telepon dengan perasaan lelah, kesal, atau bahkan bersalah, Anda tidak sendirian. Psikologi menjelaskan bahwa kelelahan ini seringkali bukan hanya disebabkan oleh keluarga itu sendiri, tetapi juga oleh pola kebiasaan kita dalam berinteraksi.
Kabar baiknya, ada beberapa kebiasaan yang bisa diubah untuk membuat pengalaman tersebut jauh lebih sehat dan ringan. Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (24/3), terdapat enam kebiasaan yang perlu Anda tinggalkan jika ingin berhenti merasa lelah setelah panggilan telepon keluarga.
1. Berusaha Menyenangkan Semua Orang
Banyak orang masuk ke dalam panggilan keluarga dengan mindset: “Saya harus membuat semua orang senang.” Akibatnya, Anda terus mengiyakan, menahan pendapat, atau bahkan berpura-pura setuju demi menghindari konflik.
Masalahnya, kebiasaan ini menciptakan tekanan internal yang besar. Anda tidak menjadi diri sendiri, dan energi mental Anda terkuras untuk menjaga “harmoni palsu.”
Menurut psikologi, people-pleasing yang berlebihan bisa menyebabkan kelelahan emosional karena Anda terus-menerus mengabaikan kebutuhan sendiri.
Apa yang bisa dilakukan:
Mulailah memberi ruang untuk jujur secara sehat. Anda tidak harus selalu setuju—cukup sampaikan dengan tenang dan hormat.
2. Terlalu Terlibat dalam Drama Keluarga
Setiap keluarga pasti punya dinamika—gosip, konflik lama, atau perbedaan pendapat. Namun, terlalu larut dalam drama ini bisa sangat melelahkan.
Jika setiap telepon berubah menjadi sesi curhat panjang atau membahas konflik orang lain, Anda akan merasa seperti “tempat pembuangan emosi.”
Psikologi menyebut ini sebagai emotional dumping, di mana seseorang tanpa sadar menjadikan orang lain sebagai wadah beban emosinya.
Apa yang bisa dilakukan:
Tetapkan batas. Anda boleh mendengarkan, tapi tidak harus menyerap semuanya. Tidak semua masalah keluarga adalah tanggung jawab Anda.
3. Tidak Memiliki Batasan Waktu
Pernah berniat telepon 10 menit tapi berakhir satu jam? Tanpa batasan yang jelas, percakapan bisa melebar ke mana-mana dan membuat Anda kelelahan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
