Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Maret 2026 | 13.59 WIB

Orang yang Lebih Suka Mengirim Pesan Teks ketimbang Menelepon Biasanya Memiliki 7 Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang lebih suka mengirim pesan teks / freepik - Image

seseorang yang lebih suka mengirim pesan teks / freepik

JawaPos.com - Di era digital saat ini, komunikasi telah mengalami pergeseran besar. Jika dulu percakapan telepon menjadi cara utama untuk berinteraksi, kini banyak orang justru lebih nyaman mengirim pesan teks. Entah melalui WhatsApp, Telegram, atau platform lainnya, mengetik terasa lebih “aman” dibanding berbicara langsung.

Fenomena ini bukan sekadar soal kebiasaan atau tren teknologi. Dalam perspektif psikologi, preferensi terhadap komunikasi teks dapat mencerminkan karakter dan cara seseorang memproses dunia di sekitarnya. Menariknya, orang yang lebih suka chat daripada telepon sering kali memiliki pola kepribadian tertentu.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (24/3), terdapat 7 kepribadian yang umum dimiliki oleh mereka yang lebih memilih pesan teks dibanding panggilan telepon:

1. Cenderung Introvert atau Menyukai Ruang Pribadi

Salah satu ciri paling umum adalah kecenderungan introversi. Bukan berarti mereka anti sosial, tetapi mereka mendapatkan energi dari waktu sendiri, bukan dari interaksi langsung.

Berbicara di telepon sering kali terasa “menuntut” karena harus merespons secara spontan. Sebaliknya, pesan teks memberi ruang untuk berpikir, menyusun kata, dan menjaga batas kenyamanan.

2. Lebih Reflektif dan Suka Memikirkan Kata-Kata

Orang yang lebih suka mengetik biasanya memiliki gaya berpikir reflektif. Mereka tidak ingin salah bicara atau menyesal setelah mengucapkan sesuatu.

Dengan pesan teks, mereka bisa:

Mengedit sebelum mengirim
Memilih kata yang tepat
Menghindari kesalahpahaman

Hal ini menunjukkan kecenderungan berpikir yang lebih hati-hati dan mendalam.

3. Memiliki Tingkat Kecemasan Sosial yang Lebih Tinggi

Beberapa penelitian psikologi menunjukkan bahwa orang dengan kecemasan sosial cenderung menghindari komunikasi langsung, termasuk telepon.

Panggilan telepon bisa memicu:

Tekanan untuk merespons cepat
Ketakutan akan penilaian orang lain
Kecanggungan dalam percakapan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore